Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Tak Lulus SMA Namun Bisa Kuliah Begini Cerita Isyana Sarasvati
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Isyana Sarasvati dikenal sebagai musisi papan atas Indonesia. Ia juga kerap meraih penghargaan di bidang musik.
Fakta mengejutkan baru-baru ini diungkap oleh penyanyi 28 tahun itu. Ternyata Isyana Sarasvati tak lulus SMA. Anehnya ia bisa masuk ke perguruan tinggi.
Fakta tersebut diungkap Isyana saat menghadiri talkshow "Tonight Show" yang dipandu oleh Vincent dan Desta. Isyana berhasil meraih diploma di Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura meski tak lulus SMA.
"Aku dari SMP langsung S1," Ungkap Isyana dilansir dari channel YouTube Tonight Show.
Pengakuan Isyana soal pendidikannya itu membuat Desta terkejut. "Kok bisa?" tanya Desta.
Ternyata Isyana mendapat tawaran fast track saat masih kelas 2 SMA. Ia mendapatkan beasiswa di Nanyang Academy of Fine Arts.
"Aku tuh bisa dibilang lumayan beruntung, karena di zamanku ada fast track. Aku dapat beasiswa itu sampai S1 aku selesai," pungkas Isyana.
Isyana tak pernah merasakan Ujian Nasional saat SMA. Meski begitu ia langsung mendapat gelar Bachelor of Music (BMus).
Tak puas, Isyana melanjutkan pendidikannya di bidang musik di Royal College of Music di London, Inggris. Ia lulus dengan predikat Cum Laude.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3023 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun