Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kominfo: Proses Pembangunan Satelit Satria-1 Mencapai 70 Persen
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan, saat ini proses pembangunan Satelit Republik Indonesia generasi pertama atau Satelit Satria-1 telah mencapai 70 persen.
Hal ini ia sampaikan sebagai hasil kunjungan kerja Menteri Kominfo Johnny G. Plate ke luar negeri, di mana salah satunya adalah ke Prancis pada 2-6 Maret 2022 kemarin.
"Saat ini progress Satelit Satria-1 telah mencapai 70 persen, ini sangat penting," kata Dedy dalam konferensi pers virtual, Jumat (11/3/2022).
Ia mengharapkan Satria-1 dapat diluncurkan ke orbit sesuai jadwal yang sudah disepakati sebelumnya, yaitu pada bulan Juni tahun 2023 mendatang.
"Dan diharapkan Satria-1 mulai beroperasi secara komersial pada kuartal empat 2023," sambung dia.
Satelit Satria-1 sendiri memiliki kapasitas transmisi 150Gbps dan sudah dikerjakan sejak 3 September 2020. Satelit Satria-1 dimaksudkan untuk menyediakan internet di 150.000 titik layanan publik, terbanyak untuk sekolah dan pesantren (93.900 titik) untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan ujian berbasis komputer.
Satelit itu juga akan memberikan akses internet untuk puskesmas dan rumah sakit di 3.700 titik dan 3.900 titik layanan keamanan masyarakat di wilayah 3T.
Satelit Satria-1 diproduksi oleh perusahaan Thales Alenia Space yang berlokasi di Prancis. Nantinya satelit itu akan diluncurkan dengan roket milik SpaceX milik Elon Musk.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3381 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1713 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan