Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Erick Thohir Pastikan Kontribusi BUMN di Mandalika Rp3,6 Triliun
BERITABALI.COM, NTB.
Dalam pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tak hanya pemerintah pusat dan daerah yang terlibat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga ikut berpartisipasi.
Bahkan banyak sekali kontribusi dari BUMN, yakni sebesar Rp3,6 triliun diinvestasikan di Mandalika. Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, saat mengecek Tribun Premier Grand Stand di Sirkuit Mandalika, Jumat (11/3).
"Kita sama-sama berkolaborasi, karena ini tidak bisa, event hanya sebuah milik pemerintah pusat atau daerah, ini event-nya Indonesia, karena itu keseriusan kita bekerja sama menjadi harus yang dipastikan secara maksimal," kata Erick.
Erick menambahkan, tak hanya pemerintah pusat dan daerah, badan usaha milik negara (BUMN) juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan Sirkuit Mandalika.
"Karena ini waktunya semakin dekat, saya juga memastikan terakhir, bagaimana cara rekan-rekan BUMN, yang kebetulan banyak sekali kontribusi dari BUMN, yang disampaikan sebelumnya Rp 3,6 triliun kita investasi di sini," kata Erick.
Erick sempat bertemu konsultan dari Inggris yang mengerjakan Sirkuit Mandalika. Menurutnya, kualitas aspal Sirkuit Mandalika dinilai telah layak menjadi tuan rumah MotoGP.
Sebelumnya Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan Rp 3,8 triliun untuk menyiapkan perhelatan balapan kelas dunia, MotoGP Mandalika, yang akan digelar pada 18-20 Maret 2022. Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan bahwa MotoGP merupakan salah satu event yang melibatkan sinergitas antar BUMN yang sangat luas.
“Kita telah menginvestasikan Rp 3,8 triliun dalam berbagai bentuk mulai dari fasilitas sirkuit sampai fasilitas pendukung melalui Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC),” ucap pria yang akrab disapa Tiko ini dalam konferensi pers zoom meeting, Minggu (6/3) lalu.
Menurut Tiko, beberapa BUMN yang terlibat dalam ITDC ini di antaranya PT PP Tbk (PTPP) yang berperan membangun sirkuit dalam bentuk pengaspalan dan fasilitas sirkuit. Kemudian, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) yang membangun paddock dan fasilitas pendukung lainnya
Selain di sirkuit, PT Angkasa Pura I (Persero) juga berinvestasi di Lombok Praya International Airport dan Pelabuhan Gili Mas melalui Pelindo.
“Jadi, seluruh investasi ini mencapai Rp 3,8 triliun,” jelas Tiko.
Dukungan BUMN pada MotoGP juga ditunjukkan dengan menjadi sponsorship melalui PT Pertamina (Persero). Terbukti, Pertamina dijadikan sebagai nama resmi sirkuit, yakni Pertamina Mandalika International Street Circuit.
“Kita juga masih ada tiga BUMN lain, yaitu Bank Mandiri, BRI, dan Telkom yang nantinya akan mempunyai tribun di atas bukit 360 derajat yang diharapkan menjadi ikon bahwa ada beberapa BUMN yang akan mempunyai satu tribun di atas bukit,” ujar Tiko.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3004 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun