Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
549 Warga Sipil Tewas Akibat Perang di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
PBB pada Jumat pekan ini menyampaikan jumlah pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina sejak Rusia melancarkan perang telah melampaui 2,5 juta.
“PBB memperkirakan sekarang ada setidaknya 2 juta orang yang terlantar secara internal,” di Ukraina, ucap juru bicara UNHCR Matthew Saltmarsh dalam konferensi pers di perbatasan Ukraina-Polandia sebagaimana disitat dari laman kantor berita Anadolu, Minggu (13/3/2022).
“Jumlah total pengungsi baru saja melewati 2,5 juta … gelombang manusia yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa, tentu saja yang paling banyak sejak Perang Dunia Kedua.”
UNHCR mengatakan beberapa pengungsi menghadapi bahaya ranjau darat saat melarikan diri.
Juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB Elizabeth Throssell mengatakan kantornya telah mengkonfirmasi kematian 549 warga sipil dan lebih dari 9.000 terluka sejak perang dimulai, "meskipun angka sebenarnya jauh lebih tinggi."
“Warga sipil teeas dalam serangan yang terjadi tanpa pandang bulu,” kata Throssell.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada konferensi pers bahwa telah terjadi 26 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Ukraina.
Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2239 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2135 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1579 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1474 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli