Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Siswi SMK di Jembrana Meninggal Diduga Terinfeksi Rabies
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah diduga digigit anjing rabies, seorang siswi SMK di Jembrana meninggal dunia, Minggu (13/03/2022). Korban meninggal saat dirawat di RSU Negara.
Korban merupakan anak ke-2 dari pasangan putri I Gusti Ketut Wilayasa (40) dengan Ni Komang Marsini (40) beralamat Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.
Korban bernama GAKS (17) siswa kelas 2 SMK di Jembrana. Dari penuturan orang tua korban Gusti Ketut Wilayasa anak keduanya dari 4 bersaudara memiliki riwayat digigit anjing miliknya sendiri dua bulan lalu.
“Setelah menggigit anjing tersebut tiba-tiba mati. Saat itu juga saya menyarankan dia untuk berobat ke puskesmas, namun anak saya saat itu enggan ke puskesmas,” jelasnya, Senin (14/03/2022).
Gusti Ketut Wilayasa menambahkan, sebelum detik-detik anaknya meninggal, puncaknya pada Minggu (13/02/2022) korban mulai drop. Sebelumnya korban dibawa ke rumah sakit umum swasta, karena sudah dalam kondisi drop, kemudia korban dirujuk ke RSU Negara.
“Selama dirawat kondisi anak saya semakin memburuk, takut sama orang ramai, takut sama air dan sinar,” imbuhnya.
Keluarga korban kini meninggalkan duka yang dangat mendalam, terutama kedua orang tua korban lantaran tidak menyangka putri keduanya ini meninggal karena diduga terinfeksi virus rabies. Pihak keluarga masih mancari hari baik untuk proses pengabenan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 860 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan