Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Gejala Long Covid Pada Anak-anak yang Bertahan Lama
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 masih tetap mengalami gejalanya selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pulih. Kondisi ini dikenal sebagai Long Covid-19.
Long Covid-19 ini juga dikenal sebagai sindrom pasca-Covid-19 yang tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak.
Dr Sara Kayat mengatakan bahwa Long Covid-19 bisa mempengaruhi anak-anak. Gejala utama Long Covid-19 ini bisa berupa kelelahan.
Gejala ini bisa menjadi sesuatu yang bisa bertahan pada anak-anak dalam jangka waktu lama. Tapi, kelelahan juga digambarkan sebagai kelelahan ekstrem yang bukan satu-satunya gejala jangka panjang virus corona.
Menurut NHS, gejala Long Covid-19 lainnya termasuk:
- Sesak napas
- Nyeri dada atau sesak
- Masalah memori dan konsentrasi
- Sulit tidur atau insomnia
- Palpitasi jantung
- Pusing
- Nyeri sendi
- Depresi dan kecemasan
- Tinnitus, sakit telinga
- Diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan
- Suhu tinggi, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan indra penciuman
- Ruam
Layanan kesehatan menyarankan seseorang dengan gejala jangka panjang ini kepada dokter, terlebih bila gejalanya bertahan selama 4 minggu setelah terinfeksi virus corona.
"Vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengatasi hal ini," kata layanan kesehatan tersebut dikutip dari Express.
Meskipun banyak orang ragu dengan keamanan vaksin Covid-19, tetapi manfaat kesehatannya lebih besar daripada risikonya. (sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun