Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Makan Kentang Tiap Pagi Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Para peneliti menemukan orang yang makan kentang di pagi hari lebih kecil risikonya meninggal karena penyakit jantung. Tetapi, peneliti juga merekomendasikan makan lebih sedikit daging olahan di malam hari untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
Analisis mengenai hubungan makanan dan penyakit jantung ini menggunakan data dari 4.642 orang dengan diabetes yang mengikuti Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional AS dari tahun 2003 hingga 2014.
Dr. Qingrao Song, dari Harbin Medical University di China, mengatakan makan kentang di pagi hari, makan biji-bijian di sore hari, sayuran hijau dan susu di malam hari dan menguruangi makan daging olahan di malam hari berkaitan dengan kelangsungan hidup jangka panjang. Hal ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup jangka panjang orang dengan diabetes.
“Pedoman gizi dan strategi intervensi untuk diabetes harus mengintegrasikan waktu konsumsi yang optimal untuk makanan di masa depan," kata Dr Song dikutip dari Express.
Orang yang makan kentang dan sayuran paling banyak di pagi hari tampaknya 54 persen lebih kecil risikonya meninggal karena penyakit kardiovaskular, dibandingkan mereka yang jarang makan kentang.
Mereka yang makan biji-bijian paling banyak di sore hari mmemiliki risiko lebih kecil, yakni 33 persen. Bahkan, konsumsi sayuran dan susu paling banyak di malam hari juga menurunkan risiko sekitar 45 persen.
Makan banyak daging olahan di malam hari justru mempercepat peningkatan kematian akibat kardiovaskular hingga 74 persen.
Dr. Duane Mellor, ahli diet yang tercatat dan rekan pengajar senior di Aston University, mengatakan dirinya aspada dengan temuan makalah yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism dari Endocrine Society.
Ia tidak bisa membuktikan bahwa perbedaan itu karena diet atau tidak. Karena, jumlah orang di setiap kategori tidak terlalu banyak untuk menarik kesimpulan.
"Jadwal Anda makan kentang, yakni pagi atau siang tidak terlalu penting. Karena, yang terpenting adalah cara memasaknya dan dengan apa Anda memakannya," kata Dr. Mellor.
Hal ini menyiratkan bahwa Anda lebih baik makan kentang untuk sarapan pagi. Tapi, itu juga bukan cara untuk menurunkan risiko kematian akibat kardiovaskular.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2229 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2119 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1567 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli