Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Makan Kentang Tiap Pagi Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Para peneliti menemukan orang yang makan kentang di pagi hari lebih kecil risikonya meninggal karena penyakit jantung. Tetapi, peneliti juga merekomendasikan makan lebih sedikit daging olahan di malam hari untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
Analisis mengenai hubungan makanan dan penyakit jantung ini menggunakan data dari 4.642 orang dengan diabetes yang mengikuti Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional AS dari tahun 2003 hingga 2014.
Dr. Qingrao Song, dari Harbin Medical University di China, mengatakan makan kentang di pagi hari, makan biji-bijian di sore hari, sayuran hijau dan susu di malam hari dan menguruangi makan daging olahan di malam hari berkaitan dengan kelangsungan hidup jangka panjang. Hal ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup jangka panjang orang dengan diabetes.
“Pedoman gizi dan strategi intervensi untuk diabetes harus mengintegrasikan waktu konsumsi yang optimal untuk makanan di masa depan," kata Dr Song dikutip dari Express.
Orang yang makan kentang dan sayuran paling banyak di pagi hari tampaknya 54 persen lebih kecil risikonya meninggal karena penyakit kardiovaskular, dibandingkan mereka yang jarang makan kentang.
Mereka yang makan biji-bijian paling banyak di sore hari mmemiliki risiko lebih kecil, yakni 33 persen. Bahkan, konsumsi sayuran dan susu paling banyak di malam hari juga menurunkan risiko sekitar 45 persen.
Makan banyak daging olahan di malam hari justru mempercepat peningkatan kematian akibat kardiovaskular hingga 74 persen.
Dr. Duane Mellor, ahli diet yang tercatat dan rekan pengajar senior di Aston University, mengatakan dirinya aspada dengan temuan makalah yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism dari Endocrine Society.
Ia tidak bisa membuktikan bahwa perbedaan itu karena diet atau tidak. Karena, jumlah orang di setiap kategori tidak terlalu banyak untuk menarik kesimpulan.
"Jadwal Anda makan kentang, yakni pagi atau siang tidak terlalu penting. Karena, yang terpenting adalah cara memasaknya dan dengan apa Anda memakannya," kata Dr. Mellor.
Hal ini menyiratkan bahwa Anda lebih baik makan kentang untuk sarapan pagi. Tapi, itu juga bukan cara untuk menurunkan risiko kematian akibat kardiovaskular.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 399 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan