Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kemenparekraf Optimalkan Peran Masjid Dukung Sektor Parekraf
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Melalui sinergi ini diharapkan kepulihan dan kebangkitan sektor parekraf dapat terwujud.
Kerja sama Kemenparekraf dengan DMI ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dengan Sekjen PP DMI, Imam Addaruqutni, dan disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang berlangsung di Gedung Pengurus Pusat DMI, Jakarta Timur, Senin (21/3/2022).
Adapun ruang lingkup kerja sama ini meliputi, pertukaran data dan informasi, pengembangan pariwisata religi, dan penyelenggaraan kegiatan lainnya.
Seperti diketahui, keberadaan masjid di Indonesia memiliki peran yang sangat sentral dan strategis. Tidak hanya sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, penyebaran informasi, hingga pusat perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam, serta tujuan wisata religi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam acara penandatanganan MoU dan Soft Launching Musabawah Adzan Pesona Wisata Nusantara 2022, di Jakarta (21/2/2022) mengatakan bahwa wisata religi ini sangat diminati oleh wisatawan.
Di Indonesia sendiri terdapat Masjid Jogokariyan, Yogyakarta dan Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah yang memiliki nilai historis mengenai peradaban Islam di Indonesia.
“Saya juga studi banding dengan Grand Mosque di Abu Dhabi yang mana tadi Pak Syaf (Wakil Ketua Umum PP DMI) menyatakan bahwa yang mengunjungi itu lebih banyak umat non-muslim. Jadi menurut saya ini potensi wisata yang bisa kita kelola secara betul-betul serius, sehingga ini akan memastikan kita mempercepat akselerasi proses recovery kita, proses kebangkitan kita,” ujar Menparekraf.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang terjalin, Kemenparekraf dan DMI akan segera meluncurkan program “Musabaqah Adzan Pesona Wisata Nusantara Tingkat Nasional 2022”. Program ini dimaksud untuk melahirkan regenerasi muadzin terbaik disertai latar pesona nusantara melalui produksi video atau film kreatif, sekaligus menjadikan muadzin terpilih sebagai Duta Masjid Indonesia.
“Festival Musabaqah Adzan ini akan kita kick-off segera. Dan mudah-mudahan ini juga menjadi kebangkitan dari perekonomian kita pascapandemi dan juga membuka peluang-peluang usaha, dan membuka lapangan kerja di seputar masjid,” katanya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan