Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Kemenparekraf Optimalkan Peran Masjid Dukung Sektor Parekraf
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Melalui sinergi ini diharapkan kepulihan dan kebangkitan sektor parekraf dapat terwujud.
Kerja sama Kemenparekraf dengan DMI ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dengan Sekjen PP DMI, Imam Addaruqutni, dan disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang berlangsung di Gedung Pengurus Pusat DMI, Jakarta Timur, Senin (21/3/2022).
Adapun ruang lingkup kerja sama ini meliputi, pertukaran data dan informasi, pengembangan pariwisata religi, dan penyelenggaraan kegiatan lainnya.
Seperti diketahui, keberadaan masjid di Indonesia memiliki peran yang sangat sentral dan strategis. Tidak hanya sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, penyebaran informasi, hingga pusat perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam, serta tujuan wisata religi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam acara penandatanganan MoU dan Soft Launching Musabawah Adzan Pesona Wisata Nusantara 2022, di Jakarta (21/2/2022) mengatakan bahwa wisata religi ini sangat diminati oleh wisatawan.
Di Indonesia sendiri terdapat Masjid Jogokariyan, Yogyakarta dan Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah yang memiliki nilai historis mengenai peradaban Islam di Indonesia.
“Saya juga studi banding dengan Grand Mosque di Abu Dhabi yang mana tadi Pak Syaf (Wakil Ketua Umum PP DMI) menyatakan bahwa yang mengunjungi itu lebih banyak umat non-muslim. Jadi menurut saya ini potensi wisata yang bisa kita kelola secara betul-betul serius, sehingga ini akan memastikan kita mempercepat akselerasi proses recovery kita, proses kebangkitan kita,” ujar Menparekraf.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang terjalin, Kemenparekraf dan DMI akan segera meluncurkan program “Musabaqah Adzan Pesona Wisata Nusantara Tingkat Nasional 2022”. Program ini dimaksud untuk melahirkan regenerasi muadzin terbaik disertai latar pesona nusantara melalui produksi video atau film kreatif, sekaligus menjadikan muadzin terpilih sebagai Duta Masjid Indonesia.
“Festival Musabaqah Adzan ini akan kita kick-off segera. Dan mudah-mudahan ini juga menjadi kebangkitan dari perekonomian kita pascapandemi dan juga membuka peluang-peluang usaha, dan membuka lapangan kerja di seputar masjid,” katanya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1917 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1741 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1296 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah