Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 24 Juli 2026
Kasus Rabies di Jembrana Turun Drastis, Vaksin Masih Aman
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus rabies di Kabupaten Jembrana menunjukkan tren penurunan yang signifikan sepanjang tahun 2026. Hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana mencatat sebanyak 54 kasus rabies pada hewan, menurun drastis dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 116 kasus.
Penurunan tersebut menjadi indikator positif dari upaya pengendalian rabies yang terus dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat melalui pengawasan dan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengatakan tren penurunan kasus dipengaruhi oleh berbagai langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Baca juga:
Vaksinasi Rabies di Bangli Baru Capai 20 Persen, Kekurangan Petugas dan Stok Jadi Kendala
Selain melakukan pemantauan di lapangan, petugas juga terus menggencarkan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR), seperti anjing, kucing, dan kera. Program vaksinasi diprioritaskan di desa maupun wilayah yang sebelumnya pernah ditemukan kasus rabies untuk mencegah penyebaran virus ke daerah lain.
"Hingga saat ini stok vaksin rabies di Kabupaten Jembrana masih sangat mencukupi, yakni lebih dari 40 ribu dosis. Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kasus rabies," ujar Sugiarta, Jumat (24/07/2026).
Menurutnya, hingga Juli 2026 jumlah HPR yang telah berhasil divaksin mencapai 14.417 ekor. Angka tersebut akan terus ditingkatkan agar cakupan kekebalan hewan terhadap virus rabies semakin luas sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk secara rutin membawa hewan peliharaannya mendapatkan vaksin rabies. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala mengarah ke rabies agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3815 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1484 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1465 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1417 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1314 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun