Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kasus Rabies di Jembrana Turun Drastis, Vaksin Masih Aman
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus rabies di Kabupaten Jembrana menunjukkan tren penurunan yang signifikan sepanjang tahun 2026. Hingga pertengahan Juli 2026, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana mencatat sebanyak 54 kasus rabies pada hewan, menurun drastis dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 116 kasus.
Penurunan tersebut menjadi indikator positif dari upaya pengendalian rabies yang terus dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat melalui pengawasan dan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengatakan tren penurunan kasus dipengaruhi oleh berbagai langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Baca juga:
Vaksinasi Rabies di Bangli Baru Capai 20 Persen, Kekurangan Petugas dan Stok Jadi Kendala
Selain melakukan pemantauan di lapangan, petugas juga terus menggencarkan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR), seperti anjing, kucing, dan kera. Program vaksinasi diprioritaskan di desa maupun wilayah yang sebelumnya pernah ditemukan kasus rabies untuk mencegah penyebaran virus ke daerah lain.
"Hingga saat ini stok vaksin rabies di Kabupaten Jembrana masih sangat mencukupi, yakni lebih dari 40 ribu dosis. Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kasus rabies," ujar Sugiarta, Jumat (24/07/2026).
Menurutnya, hingga Juli 2026 jumlah HPR yang telah berhasil divaksin mencapai 14.417 ekor. Angka tersebut akan terus ditingkatkan agar cakupan kekebalan hewan terhadap virus rabies semakin luas sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk secara rutin membawa hewan peliharaannya mendapatkan vaksin rabies. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala mengarah ke rabies agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5656 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan