Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Vaksinasi Rabies di Melaya Sasar Tiap Rumah Warga
Kasus Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabupaten Jembrana tercatat tertinggi di Bali dalam hal kasus gigitan anjing rabies. Untuk menekan jumlah kasus gigitan anjing rabies tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana melakukan vaksinasi rabies yang menyasar Dusun Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya Selasa (05/04/2022).
Vaksinasi ini menyusul adanya kasus gigitan anjing rabies di daerah tersebut. Petugas mendatangi satu per satu rumah warga yang memiliki anjing peliharaan untuk divaksin. Vaksinasi berjalan dengan lancar karena mendapat dukungan dari warga setempat.
Meskipun ada beberapa warga yang tadinya enggan memvaksin anjing peliharaannya namun setelah diberikan edukasi terkait pencegahan penyebaran virus rabies akhirnya warga tersebut mau menyerahkan anjingnya untuk di vaksin. Salah satu petugas vaksinasi Ni Komang Apriliani mengatakan, vaksinasi emergency dilakukan sebagai respon terjadinya gigitan anjing pekan lalu.
"Dari kasus gigitan terkahir minggu lalu, hasil dari penelitian laboratorium positif rabies," terangnya.
Adapun radius anjing yang divaksin sekitar 5 -10 kilometer dari lokasi terjadinya gigitan anjing rabies, karena anjing yang positif rabies sebelum mati kekhawatiran sempat menularkan rabies dengan menggigit anjing lain di sekitarnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman