Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Alasan Mudik Lebih Awal: Tradisi Hingga Lepas Kangen
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menyambut Hari Raya Lebaran, beberapa pemudik memilih mudik lebih awal. Selain rindu berkumpul dan bertemu keluarga, alasan mereka mudik lebih awal lantaran menjalankan sebuah tradisi dilakukan menjelang Lebaran.
Pemudi asal Kediri, Kodri seorang TKI di Malaysia mengatakan, telah tiga tahun lamanya tidak pernah pulang merayakan Lebaran di kampung karena terjebak Lockdown disana.
Akhirnya momen dibukanya penerbangan dimanfatkan pulang berkumpul merayakan Lebaran bersama keluarga di Jawa.
"Saya TKI yang telah terkena Lockdown dua kali atau tiga tahun lamanya tidak dapat pulang. Baru sejak dibukanya penerbangan baru dapat balik dan sekalian berlebaran," katanya di Terminal Mengwi, Badung, Rabu, (20/4).
Tentu rasa kangen untuk berkumpul bersama keluarga selama ini ia redam selama 3 tahun. Sehingga momen mudik tahun ini betul-betul dimanfatkannya untuk dapa bersilaturahmi bersama keluarga di kampung.
"Ya karena ada Corona itu. Jadinya saya tidak bisa pulang selama tiga tahun lamanya. Akhirnya, momen sambut Lebaran ini saya manfatkan berlebaran melepas kangen dengan keluarga di Kediri", bebernya.
Selanjutnya, Yuzup pemudik asal Malang mengaku mudik lebih awal karena memang merupakan kebiasaan (tradisi) di tempatnya di Jawa, yakni dua minggu sebelum Lebaran sudah ada di rumah agar dapat mempersiapkan pelaksanaan menyambut Hari Raya Lebaran.
"Memang kebiasaan orang Jawa seperti itu, ada lebih awal mudik dan ada juga mudik dilakukan satu minggu sebelum Lebaran tiba," ujarnya.
Sebelumnya ia telah 5 bulan tinggal di Bali hampir tidak pernah pulang. Akhirnya lebaran kali ini ia bisa pulang ke Jawa.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1554 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun