Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
NTB Tak Punya Dokter Berlisensi Tangani Balap Motor
BERITABALI.COM, NTB.
NTB saat ini terus mematangkan persiapan menjadi barometer penyelenggaraan balap motor bertaraf internasional.
Modal nyata adalah Sirkuit Mandalika yang sudah sukses menjadi tuan rumah MotoGP. Lalu menyusul motor cross dunia yang juga akan dilaksanakan di Sumbawa pada Juni 2022 ini.
Namun sayangnya, NTB tidak memiliki dokter yang berlisensi khusus untuk penanganan pembalap pada saat balap motor internasional.
Sehingga saat MotoGP di Mandalika berlangsung 18-20 Maret lalu, dokter yang berlisensi khusus penanganan balap motor ini harus didatangkan satu orang dari Jakarta.
Mengantisipasi situasi ini, Kamis (21/4) enam orang dokter dari NTB diberangkatkan ke Finlandia untuk penanganan medis pada saat terselenggaranya event balap motor internasional. Salah satunya balap Motocross Grand Prix (MXGP) di Samota Sumbawa pada pertengahan tahun ini.
Enam dokter ini akan belajar di FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) atau federasi balap motor internasional yang berpusat di Finlandia.
“Hari ini (Kamis-red) kita berangkat,” kata Ketua Pelaksana Harian MGXP Samota, dr H Lalu Herman Mahaputra.
Finlandia dikenal sebagai pusat pelatihan medis untuk kegiatan-kegiatan balap motor internasional di dunia.
Dokter Lalu Herman Mahaputra atau akrab disapa dokter Jack ini mengatakan, saat gelaran MGXP Samota nanti, NTB harus mandiri. Memiliki dokter-dokter berlisensi khusus yang menangani para pembalap.
“Karena itu, diberangkatkan enam orang ke Finlandia. Termasuk saya,” jelas Direktur Utama RSUP NTB ini.
Adapun enam dokter yang diberangkatkan ke Finlandia terdiri dari dokter spesialis emergency dan dokter umum. Dokter-dokter ini selama tiga hari (seminggu termasuk perjalanan) di Finlandia akan belajar di FIM. Setelah mendapatkan lisensi, maka NTB boleh berbangga katanya.
Memiliki dokter-dokter yang menjadi penjaga gawang saat berlangsungnya event balap internasional.
“Tidak untuk persiapan di Indonesia saja. bahkan balap-balap internasional yang digelar di luar negeri, dokter-dokter kita bisa disewa. RSUP NTB akan memiliki Kopasus, Kopaska, atau Marinir dalam istilah militer. Dokter-dokter inilah tim elitenya,” kata dokter Jack.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3679 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1353 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1233 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun