Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
NTB Tak Punya Dokter Berlisensi Tangani Balap Motor
BERITABALI.COM, NTB.
NTB saat ini terus mematangkan persiapan menjadi barometer penyelenggaraan balap motor bertaraf internasional.
Modal nyata adalah Sirkuit Mandalika yang sudah sukses menjadi tuan rumah MotoGP. Lalu menyusul motor cross dunia yang juga akan dilaksanakan di Sumbawa pada Juni 2022 ini.
Namun sayangnya, NTB tidak memiliki dokter yang berlisensi khusus untuk penanganan pembalap pada saat balap motor internasional.
Sehingga saat MotoGP di Mandalika berlangsung 18-20 Maret lalu, dokter yang berlisensi khusus penanganan balap motor ini harus didatangkan satu orang dari Jakarta.
Mengantisipasi situasi ini, Kamis (21/4) enam orang dokter dari NTB diberangkatkan ke Finlandia untuk penanganan medis pada saat terselenggaranya event balap motor internasional. Salah satunya balap Motocross Grand Prix (MXGP) di Samota Sumbawa pada pertengahan tahun ini.
Enam dokter ini akan belajar di FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) atau federasi balap motor internasional yang berpusat di Finlandia.
“Hari ini (Kamis-red) kita berangkat,” kata Ketua Pelaksana Harian MGXP Samota, dr H Lalu Herman Mahaputra.
Finlandia dikenal sebagai pusat pelatihan medis untuk kegiatan-kegiatan balap motor internasional di dunia.
Dokter Lalu Herman Mahaputra atau akrab disapa dokter Jack ini mengatakan, saat gelaran MGXP Samota nanti, NTB harus mandiri. Memiliki dokter-dokter berlisensi khusus yang menangani para pembalap.
“Karena itu, diberangkatkan enam orang ke Finlandia. Termasuk saya,” jelas Direktur Utama RSUP NTB ini.
Adapun enam dokter yang diberangkatkan ke Finlandia terdiri dari dokter spesialis emergency dan dokter umum. Dokter-dokter ini selama tiga hari (seminggu termasuk perjalanan) di Finlandia akan belajar di FIM. Setelah mendapatkan lisensi, maka NTB boleh berbangga katanya.
Memiliki dokter-dokter yang menjadi penjaga gawang saat berlangsungnya event balap internasional.
“Tidak untuk persiapan di Indonesia saja. bahkan balap-balap internasional yang digelar di luar negeri, dokter-dokter kita bisa disewa. RSUP NTB akan memiliki Kopasus, Kopaska, atau Marinir dalam istilah militer. Dokter-dokter inilah tim elitenya,” kata dokter Jack.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4314 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2012 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1864 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1548 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1357 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan