Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Kasus DBD Melonjak di Karangasem, Ini Upaya Dinkes
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kasus DBD di Karangasem terus mengalami lonjakan. Bahkan menjelang akhir bulan keempat di tahun 2022 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem setidaknya telah mencatat sebanyak 281 kasus DBD di Karangasem.
Jumlah kasus tersebut berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Karangasem dengan jumlah kasus terbanyak ditemukan di wilayah Kelurahan Karangasem sebanyak 72 kasus dan Subagan sebanyak 26 kasus disusul Desa Tianyar sebanyak 20 kasus.
Melihat angka kasus tersebut, kasus DBD tahun 2022 di Karangasem ini bisa dikatakan melonjak cukup tajam jika dibandingkan dengan jumlah kasus DBD pada tahun 2021.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan, pada tahun 2021, terhitung dari bulan Januari hingga Desember jumlah kasus DBD sebanyak 185 kasus, dimana puncak kasus tertinggi terjadi pada bulan Desember sebanyak 32 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama dikonfirmasi membenarkan bahwa terjadi lonjakan kasus DBD di Karangasem. Ditanya kapan perkiraan puncak kasus DBD, Putra Pertama mengaku tidak bisa memprediksinya karena cuaca di Karangasem tak menentu.
"Harusnya bulan-bulan ini sudah mulai menurun, namun karena cuaca, sekarang terik matahari kemudian hujan membuat nyamuk Aedes Aegypti cepat berkembang biak sehingga sulit memperkirakan kapan puncak atau kasus mulau menurun, " ujar Putra Pertama.
Untuk mengantisipasi penyebaran lebih banyak, Dinkes Karangasem terus berupaya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), fogging dan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan upaya 3M menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas serta abatisasi untuk membunuh jentik nyamuk.
"Jangan sampai ada genangan, begitu hujan jatuh jentik pasti menetas, lalu terjadi kasus, itu yang kita temukan, sehingga kuncinya adalah pemberantasan sarang nyamuk, tebar bubuk abate dan 3 M," tandas Putra Pertama.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1963 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1785 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1319 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1197 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah