Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Borneo FC Resmi Datangkan Ahmad Nur Hardianto
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Borneo FC mendatangkan striker lokal Ahmad Nur Hardianto untuk persiapan melakoni kompetisi musim depan, menyusul perekrutan tiga pemain baru sebelumnya.
Nur Hardianto sebelumnya membela Persita Tangerang dan mencatatkan torehan 5 gol pada Liga 1 2021/2022.
"Kami secara resmi mendapatkan tanda tangan dari Ahmad Nur Hardianto dengan durasi kontrak dua tahun," kata Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien dikutip dari Antara, Kamis.
Menurut Nabil, kebutuhan akan striker lokal yang tajam menjadi sesuatu yang penting, mengingat panjangnya musim kompetisi dan pastinya bisa membawa persaingan di lini depan.
"Kita tahu semua, Hardianto ini punya catatan bagus musim lalu dengan raihan lima gol," lanjutnya.
Dengan kehadiran Nur Hardianto, puzzle skuad Borneo FC musim 2022/2023 sedikit demi sedikit semakin lengkap.
Sebelumnya, Borneo FC telah merekrut tiga pemain, yakni kiper Shahar Ginanjar, Misbakus Solikin, dan Agung Prasetyo.
Setelah ini, perburuan pemain dipastikan tidak berhenti, sebab Nabil mengatakan slot pemain asing di posisi penyerang masih akan terus diupayakan kedatangannya dalam waktu dekat ini.
"Tidak berhenti di sini, kami juga terus berburu penyerang asing. Dinantikan aja kabarnya langsung dari ofisial, kalo yang di luar sana itu nama-nama muncul anggap aja rumor," pungkasnya. [Antara]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3657 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1331 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun