Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Kapolda Cek Kesiapan 22 Kapal Rute Padangbai-Ketapang
BERITABALI.COM, NTB.
Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto memantau langsung situasi arus mudik di Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Rinjani Tahun 2022 di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (29/4).
Di Pelabuhan Lembar, Kapolda juga meninjau kesiapan 22 kapal yang telah disiapkan untuk melayani rute penyeberangan Padang Bai dan Ketapang. Kapolda memastikan semua sarana dan prasarana mudik menjelang lebaran.
“Kunjungan saya pagi ini untuk memastikan betul semua kesiapan mulai sarana, prasarana serta kekuatan personel sudah benar – benar siap dalam memberikan pengamanan di posko terpadu ini” kata Djoko Poerwanto.
Dijelaskan Djoko, selain pengamanan pihaknya bersama stakeholder terkait juga memfasilitasi pengecekan vaksinasi di sejumlah pospam, hal itu guna mengantisipasi penularan Covid-19 pada saat mudik menjelang perayaan Idul Fitri tahun ini.
Pada kesempatan tersebut, jenderal bintang dua itu juga meminta semua personel baik TNI-Polri dan semua pihak yang terlibat dalam operasi ini untuk bekerja sama dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Dalam setiap pelaksanaan tugas yang terpenting itu ialah kerjasama yang baik dan solid dari semua pihak. Sehingga pengamanan yang kita lakukan ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, antrean kendaraan penumpang memanjang di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Poto Tano KSB, Jumat (29/4). Pihak PT ASDP Cabang Kayangan menghitung, total 12.000 orang menggunakan jasa penyebrangan dalam 24 jam terakhir.
“Untuk penumpang 12.000 orang dalam 24 jam, sejak Tanggal 28 kemarin,” kata GM ASDP Kayangan, Ahmad Faizal.
Kemarin dan hari ini diprediksi jadi puncak arus mudik warga, khususnya yang menuju Bima, Dompu, Sumbawa, KSB di Pulau Sumbawa.
Sementara grafik penumpang melonjak drastis dibanding tahun 2021 lalu yang masih terdampak pandemi. Bahkan dalam situasi normal arus mudik sebelum pandemi, tahun ini diakui Ahmad Faizal drastis lonjakannya pada H-4 lebaran, sejak Pukul 08.00 – 08.00 Wita dalam 24 Jam.
Contoh, penumpang tahun 2021 sebanyak 294 Orang, lonjakan drastis tahun 2022 sebanyak 8.289 Orang.
“Dibanding tahun lalu, naik 2.719 persen,” sebutnya.
Perbandingan jumlah kendaraan roda dua juga drastis, tahun 2021 lalu hanya 11 unit dan tahun ini naik 15,418 persen, mencapai 1.707 unit. Ini belum termasuk kendaraan angkutan lainnya, seperti bus dan truk.
Memang diakui ada antrean kendaraan. Namun meski panjangnya sampai satu kilometer lebih, namun terus bergerak dan tidak sampai macet total.
Ahmad Faizal memastikan tidak ada kendala teknisi operasional. Faktor utama akibat intensitas penumpang arus mudik yang melonjak drastis.
“Tidak ada masalah di dermaga dan kapal. Semua lancar beroperasi. Cuma memang sudah di luar perkiraan awal akan terjadi lonjakan penumpang yang luar biasa seperti ini,” jelas Faisal.
Ada ribuan sepeda motor, ratusan mobil pribadi dan belum termasuk moda angkutan umum lainnya.
Armada kapal yang dikerahkan juga sudah maksimal. Dari 24 unit kapal yang dioperasikan dengan sistem shift, ditambah satu trip lagi sehingga menjadi 6 trip dari 5 unit batas maksimal.
“Ini benar benar tinggi sekali intensitas penumpang, bahkan sudah gak normal lagi untuk ukuran jumlah arus mudik,” ujarnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3656 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1331 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun