Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




India Sita Aset Xiaomi Karena Transfer Dana Ilegal Rp10,5 Triliun

Minggu, 1 Mei 2022, 13:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/India Sita Aset Xiaomi Karena Transfer Dana Ilegal Rp10,5 Triliun

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Badan Pemberantasan Kejahatan Keuangan India menyita aset rekening bank milik Xiaomi Technology India Private Limited. Soalnya, otoritas India menemukan pengiriman dana ilegal senilai US$725 juta atau setara Rp10,5 triliun (kurs Rp14.486 per dolar AS) ke tiga entitas asing dengan kedok pembayaran royalti.

Tim investigasi penegak hukum India mengaku sudah lama menyelidiki kegiatan bisnis perusahaan teknologi asal China tersebut atas dugaan pelanggaran undang-undang valuta asing India.

"Jumlah yang sangat besar atas nama royalti dikirimkan berdasarkan perintah dari perusahaan induk China mereka," kata otoritas itu dalam sebuah pernyataan.

Pihak Xiaomi India tidak segera menanggapi permintaan komentar, namun sebelumnya pernah menyebut bahwa perusahaan sedang bekerja sama dengan otoritas dalam proses penyelidikan agar semua informasi yang dibutuhkan tersedia.

Pada Desember lalu, pihak kepolisian menggerebek kantor Xiaomi di India dalam penyelidikan terpisah atas dugaan penggelapan pajak penghasilan. Selain Xiaomi,beberapa perusahaan produksi ponsel pintar China lainnya juga digerebek.

Sebagai bagian proses penyelidikan, Wakil Presiden Global Xiaomi Manu Kumar Jain dipanggil untuk interogasi. Sumber anonim yang mengetahui langsung penyelidikan tersebut menuturkan bahwa Jain muncul di hadapan penyelidik awal April.(sumber: cnnindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami