Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ditinggal ke Masjid, Burung Harga Puluhan Juta Rupiah Raib Dicuri
BERITABALI.COM, NTB.
Sejumlah burung mahal milik warga jalan Pattimura Selong, Lombok Timur berinisial ST, Selasa (3/5) sekitar pukul 15.30 Wita, hilang diembat maling saat merayakan Lebaran.
Aksi pencuri tersebut, terekam CCTV miliknya, namun korban hingga saat ini belum melaporkan yang menimpa dirinya ke polisi.
Informasi yang dihimpun, pelaku menjalankan aksinya, saat penjaga rumah pergi ke masjid untuk melaksanakan Salat Ashar.
Saat pulang beribadah dari masjid, penjaga rumah masuk ke dalam halaman, dikagetkan sejumlah burung mahal milik bosnya sudah tidak ada di tempat.
Kasus kehilangan burung ini, penjaga rumah pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke bosnya yang sedang mudik lebaran.
Pelaku menjalankan aksinya dengan memanjat tembok SD yang berdekatan dengan rumah korban, namun aksi pelaku terekam CCTV.
Tetangga korban saat diminta keterangannya, AK menampik kalau dirinya sempat mendengar penjaga rumah sempat ribut kalau beberapa burung milik bosnya telah dicuri.
Namun, korban yang telah mendapat laporan dari penjaga rumah, belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
"Aksi pelaku telah terekam cctv yang di pasang di rumah korban," ucapnya seraya mengatakan burung yang dicuri pelaku tersebut harganya puluhan juta.
Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi, mengaku pihaknya belum mendapat laporan terkait aksi maling, yang beroperasi di saat pemilik rumah tidak ada.
"Kasusnya kita akan konfirmasi ke Polsek atau SPKT," sebutnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1240 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 964 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 796 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 723 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik