Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Ibu-ibu Didorong Kreatif Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ibu rumah tangga (RT) didorong untuk kreatif mengolah limbah dapur menjadi pupuk organik cair (POC).
Langkah mengolah limbah dapur menjadi POC, selain membantu mengurangi volume limbah juga berperan serta terlibat dalam gerakan mengolah sampah berbasis sumber yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.
“Ini dalam upaya mengembangkan dan memberdayakan potensi pekarangan rumah sehingga dapat membantu perekonomian keluarga,” kata Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (Unwar), Ir. Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani, M.Si saat dikonfirmasi di Denpasar pada Selasa (10/5).
Risa Andriani mengungkapkan dalam upaya memberikan dorongan dan motivasi ibu RT dalam mengolah limbah dapur menjadi POC, telah dilakukan penyuluhan dan pendampingan melalui program kemitraan masyarakat (PKM).
Baca juga:
10 Drone Ukraina Serbu Moskow Rusia
Program ini salah satunya menyasar Kelompok Wanita Tani Kusumadewi berlokasi di Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.
“Selama ini kelompok membeli pupuk organik cair cukup mahal padahal limbah organik yang ada di rumahnya terbuang percuma” ujar Risa Andriani yang juga menjadi Ketua Tim Pelaksanakan PKM yang dibantu anggota tim Ir. Luh Suariani, M.Si dan Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si.
Harapannya POC yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan dan memberdayakan potensi pekarangan rumah sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.
Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengelola limbah rumah tangga sehingga tidak selalu berujuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 634 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan