Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
936 Botol Miras Tradisional Moke Ditemukan di Kebun
BERITABALI.COM, NTB.
Ratusan botol minuman keras (Miras) tradisional bernama Moke, ditemukan Tim Turjawali Polres Bima Kota, saat melakukan operasi di Kelurahan Sambinae Kota Bima.
Total Barang Bukti (BB) miras yang ditemukan sebanyak 936 botol, disembunyikan dalam 11 dus di sebuah kebun di Kelurahan Sambinae.
Kasi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin menyampaikan, operasi oleh petugas dilakukan pada Selasa (10/5) sekitar pukul 18.00 WITA.
"Temuan berawal dari laporan warga, karena banyak sekali yang jual beli narkoba," jelas Jufrin
Saat ditemukan, miras-miras itu dibungkus dalam 11 buah kotak dus berwarna coklat. Sedangkan botolnya, menggunakan bekas air minum kemasan.
Wujud miras tradisional jenis Moke ini, berwarna seperti air putih biasa. Namun lanjut Jufrin, hingga kini belum diketahui siapa pemilik ratusan botol Miras tersebut.
"BB ini tidak bertuan. Disimpan di kebun dan saat ditemukan tidak ada siapapun," jelasnya.
Kini ratusan botol Moke tersebut sudah diamankan di Mako Polres Bima Kota.
Moke merupakan minuman tradisional yang dibuat dari hasil penyulingan buah dan bunga pohon lontar maupun enau, proses pembuatannya masih tradisional yang diwariskan secara turun temurun dan masih dilakukan sampai sekarang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4706 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2513 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2152 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1774 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1199 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun