Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Siswa Disabilitas Berharap Diterima di SMKN 1 Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Siswa dengan keterbatasan fisik, Si Kadek Agus Dharmayoga, asal Desa/Kecamatan Sukawati berharap diterima di SMKN 1 Sukawati.
Melalui advokasi dari Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD), Kadek Ariasa, mengajak orang tua dan anak itu menghadap pihak SMKN.
“Salah satu anak kita yang dalam keterbatasan fisik kaki lemah yang selama ini masih sekolah di SMPN 1 Sukawati bersyukur akan menyelesaikan pendidikannya sehingga wajib ada dukungan semua pihak untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya ke SMA atau SMK,” ujarnya.
KPPAD Bali sudah mengadvokasi agar anak itu melanjutkan sekolah ke SMKN 1 Sukawati untuk belajar tentang komputer.
“Yang masih memungkinkan dengan kondisi keterbatasan fisik yang ada,” ujarnya.
Dari hasil pertemuan dengan Kepsek dan pimpinan SMKN 1 Sukawati, mereka sangat mendukung dan siap melayani serta memenuhi hak pendidikan anak dalam keterbatasan.
“Terlebih selama ini, sekolah sudah banyak menerima anak dalam keterbatasan atau differentbility di jurusan komputer maupun seni lukis,” ujarnya.
Dikatakan cukup banyak anak inklusi tamatan itu yang berkarya seperti pelukis dari Ubud dengan keterbatasan fisik yang bergiat di yayasan disabilitas di Gianyar. Dan ada juga anak dari Sukawati yang baru tamat tahun ini pintar dalam bidang komputer.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8114 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5668 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan