Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dokter Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Disembuhkan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hepatitis akut misterius yang menyerang anak di bawah 16 tahun berpotensi sebabkan kondisi berat hingga meninggal dunia. Di Indonesia, jumlah anak yang meninggal dunia yang diduga terinfeksi hepatitis akut misterius tersebut telah mencapai tujuh orang.
"Memang keterlambatan dirujuk ke rumah sakit, yaitu karena keterlambatan dalam penanganan. Sehingga baru dirujuk ke rumah sakit sudah dalam keadaan berat," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. M. Syahril, Sp.P., melalui konferensi pers virtual, Jumat (13/5/2022).
Tanda kegawatan dari hepatitis akut misterius tersebut apabila telah muncul gejala kuning pada mata dan kulit. Selain itu juga menurunnya kesadaran.
Meski begitu, dokter Syahril menekankan bahwa hepatitis akut misterius bisa disembuhkan. Pasien yang berhasil sembuh juga dilaporkan tidak mengalami gejala sisa apa pun.
"Ini juga penyakit yang bisa sembuh. Jadi begitu dinyatakan sembuh akan seperti biasa, tidak ada gejala yang menetap atau menjadi tambah berat," ungkapnya.
Tetapi, sama seperti penyakit infeksi lainnya, orang yang sudah sembuh dari hepatitis akut misterius masih bisa terinfeksi ulang apabila terjadi kontak dengan pasien.
"Sama seperti Covid, kalau dekat orang yang sakit bisa tertular. Tapi, kalau pasien sudah dinyatakan sembuh akan hidup seperti biasa dan tidak perlu khawatir yang khusus," ucapnya.
Terkait pengobatannya, dokter Syahril menyampaikan bahwa pada pasien dengan kondisi berat bisa sampai harus menjalani transplantasi hati. Hal tersebut telah dilakukan terhadap pasien hepatitis akut misterius di Inggris.
Menurut dokter Syahril, pengobatan serupa bisa juga dilakukan di Indonesia apabila dibutuhkan. Ia mengatakan bahwa berdasarkan penuturan ahli Gastro Hepatologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A., di Indonesia pernah dilakukan transplantasi hati terhadap pasien hepatitis.
"Saya mendengarkan pencerahan dari Profesor Hanifah bahwa di Indonesia juga telah dilakukan transplantasi hati untuk kasus hepatitis atau liver. Kemungkinan pasien hepatitis akut ini juga bisa mendapatkan transplantasi hati," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan