Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
20 Persen Kehamilan Berisiko Keguguran, Waspadai 6 Gejalanya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keguguran umumnya terjadi saat kehamilan berakhir sebelum 20 minggu, yakni pertengahan trimester kedua. Sementara keguguran dini, biasanya terjadi sebelum 13 minggu.
Kondisi ini sering terjadi, diperkirakan 10 persen hingga 20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran. Sebagian besar terjadi pada kehamilan pertama, sebanyak 80 persen keguguran terjadi dalam tiga bulan pertama kehamilan.
Berdasarkan Insider, berikut tanda keguguran:
1. Pendarahan vagina (bisa berkisar dari keluarnya cairan berwarna coklat hingga darah merah cerah dan gumpalan)
2. Mengeluarkan jaringan dari vagina
3. Keluarnya cairan bening atau merah mudah dari vagina
4. Kram atau sakit perut
5. Merasa pusing
6. Gejala kehamilan, seperti mual atau payudara nyeri, menghilang
Tetapi gejala keguguran tidak selalu sama pada masing-masing orang. Setiap orang berbeda dan mungkin mengalami berbagai tingkat keparahan dan durasi gejala keguguran yang bervariasi.
"Namun, ada kemungkinan seseorang mengalami keguguran tanpa gejala apa pun. Dalam hal ini, Anda tidak akan tahu bahwa Anda telah keguguran sampai dokter melakukan USG," jelas obgyn Laurie Scott dari Memorial Healthcare System, Florida, AS.
Selain itu, seseorang juga dapat mengalami keguguran tanpa sebelum menyadari bahwa mereka hamial, terutama pada tahap awal kehamilan.
Dalam kasus ini, rasanya seperti menstruasi yang terasa lebih berat dari biasanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang