Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pria asal NTB Dikeroyok di Lumintang, Begini kondisinya Terakhir
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pria bernama Mohamad Iswaldi Rhosan (20) menjadi korban aksi main keroyok di kawasan Taman Kota Lumintang, Denpasar Utara, pada Sabtu 14 Mei 2022 sekitar pukul 23.00 WITA.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor. Setelah korban berhenti, para pelaku beringas menganiaya korban hingga babak belur. Selanjutnya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja dalam keadaan berdarah-darah.
Sejumlah warga yang melintas di lokasi Lapangan Lumintang mencoba menolong korban yang ditemukan lemas di pinggir jalan. Setelah menerima laporan warga, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar menuju lokasi dan mengecek kondisi korban.
Selanjutnya, pria asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat itu mendapatkan penanganan dan dievakuasi ke RSUD Wangaya, Denpasar.
Dihubungi awak media, Sekretaris BPBD Denpasar Ardy Ganggas mengatakan bahwa korban Mohamad Iswaldi korban penganiayaan. Ia mengalami luka robek pada pelipis kanan dan mengeluh nyeri pada tangan kiri.
"Kami sudah evakuasi yang bersangkutan ke RSUD Wangaya, Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya, pada Senin 16 Mei 2022.
Soal penganiayaan ini Kapolsek Denpasar Utara Iptu Carlos Dolesgit membenarkannya. Ia mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait insiden tersebut.
"Kami sudah terima laporan mengenai kejadian di Lumintang, untuk saat ini kami masih melakukan penyelidikan," bebernya ke awak media.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4130 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun