Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Asosiasi Dosen Kesehatan Nilai Tidak Mungkin PDSI Setara IDI
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Asosiasi Dosen Hukum Kesehatan Indonesia (ADHKI) menilai Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) tidak akan bisa memiliki posisi sebagai organisasi profesi setara dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maupun Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Demikian disampaikan, Ketua ADHKI M Nasser saat dimintai respons soal harapan PDSI yang ingin pemerintah merevisi UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Praktik Kedokteran. Diketahui dalam beleid yang berlaku saat ini menegaskan hanya IDI dan PDGI yang berwenang mengeluarkan rekomendasi Surat Izin Praktik (SIP) dokter.
"Tidak mungkin PDSI setara dengan IDI maupun PDGI, karena PDSI itu tingkatannya organisasi massa, bukan organisasi profesi. Kalau semua masuk di UU, 'Ikatan Dokter Pesepeda' bisa masuk, 'Ikatan Dokter Cianjur' masuk. UU model apa kalau begitu," kata Nasser.
Meskipun demikian, Nasser sependapat dengan PDSI agar UU Praktik Kedokteran direvisi. Ia menyebut, UU tersebut telah berusia 13 tahun sehingga banyak perubahan yang terjadi dari bidang pelayanan kesehatan dan mutu kualitas yang perlu dilengkapi dalam beleid itu.
"ADHKI minimal mengajukan 21 muatan yang perlu ditambahkan dan diubah dalam UU Praktik Kedokteran. Hampir semuanya menyangkut dengan peningkatan mutu dan kualitas layanan medis," imbuhnya.
Nasser tetap mengingatkan agar organisasi kedokteran harus tunggal, serupa dengan Asosiasi Medis Dunia (WMA). Menurutnya, standar layanan, etik, kompetensi, dan mutu layanan harus muncul dari satu organisasi profesi kedokteran.
Dirinya menilai jika ada lebih dari satu organisasi kedokteran, hal tersebut akan memicu kebingungan soal standar yang diberikan kepada masyarakat.
"Karena menyangkut hubungan dengan keselamatan dengan kesehatan pasien, sehingga kalau ada dua standar, maka akan ada standar yang dibelok-belokkan," ujar Nasser.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4628 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2432 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2083 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1684 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1124 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun