Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Denpasar Resmi Serahkan Lahan PSEL, Proyek Siap Dibangun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar mempercepat realisasi Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta penyerahan lahan proyek kepada Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), PT Weiming Nusantara Bali New Energy, Selasa (7/7/2026).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Danantara di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan proyek yang kini berstatus ready to build atau siap memasuki tahap konstruksi.
Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Sampah dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta Perjanjian Penggunaan Lahan Proyek yang telah disepakati Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Provinsi Bali, dan PT Weiming Nusantara Bali New Energy.
Prosesi penandatanganan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, serta jajaran pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pembangunan PSEL di Bali akan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sampah nasional. Proyek yang dijadwalkan diluncurkan pada Rabu (8/7/2026) tersebut merupakan implementasi awal dari Instruksi Presiden terkait percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Menurutnya, keberadaan PSEL diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah. Meski demikian, ia menegaskan pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik secara mandiri.
Di sela kegiatan, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Kehadiran PSEL diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir sekaligus menghasilkan energi listrik melalui teknologi ramah lingkungan.
Baca juga:
Groundbreaking PSEL Bali Digelar 8 Juli
Jaya Negara menilai penandatanganan PKS dan penyerahan lahan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembangunan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan mampu mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi yang bernilai," ujar Jaya Negara.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan