Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Denpasar Resmi Serahkan Lahan PSEL, Proyek Siap Dibangun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar mempercepat realisasi Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta penyerahan lahan proyek kepada Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), PT Weiming Nusantara Bali New Energy, Selasa (7/7/2026).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Danantara di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan proyek yang kini berstatus ready to build atau siap memasuki tahap konstruksi.
Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Sampah dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta Perjanjian Penggunaan Lahan Proyek yang telah disepakati Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Provinsi Bali, dan PT Weiming Nusantara Bali New Energy.
Prosesi penandatanganan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, serta jajaran pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pembangunan PSEL di Bali akan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sampah nasional. Proyek yang dijadwalkan diluncurkan pada Rabu (8/7/2026) tersebut merupakan implementasi awal dari Instruksi Presiden terkait percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Menurutnya, keberadaan PSEL diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah. Meski demikian, ia menegaskan pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik secara mandiri.
Di sela kegiatan, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Kehadiran PSEL diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir sekaligus menghasilkan energi listrik melalui teknologi ramah lingkungan.
Baca juga:
Groundbreaking PSEL Bali Digelar 8 Juli
Jaya Negara menilai penandatanganan PKS dan penyerahan lahan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembangunan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan mampu mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi yang bernilai," ujar Jaya Negara.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2448 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun