Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 7 Juli 2026
Petugas Bapas Karangasem Dilatih Bahasa Isyarat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bapas Kelas II Karangasem melakukan peningkatan keterampilan petugas dengan menggelar pelatihan bahasa isyarat.
Pelatihan ini dikhususkan bagi seluruh pegawai Bapas Karangasem, baik ASN maupun PPNPN, bekerjasama dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Karangasem bertempat di Aula Nusantara Kantor Bapas Kelas II Karangasem, Rabu (25/05).
Kepala Bapas Kelas II Karangasem, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menegaskan bahwa pelatihan ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Di mana pada Pasal 4 disebutkan tentang pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas yang berasaskan kesamaan hak, persamaan perlakuan/ tidak diskriminatif, serta ketersediaan fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan
“Kami menyadari bahwa mempelajari bahasa isyarat tidaklah mudah, namun kami mantapkan hati untuk belajar sungguh-sungguh agar dapat melayani pengguna layanan penyandang disabilitas dengan kualitas prima,” ungkap Kadek Dedy.
Agenda pelatihan kali ini, kata Kang Dedy demikian ia akrab disapa memaparkan pelatihan kali ini pemberian materi terkait dasar-dasar bahasa isyarat dan individu berkebutuhan khusus (IBK) yang sampaikan oleh salah satu guru SLBN 1 Karangasem.
Antusiasme dan semangat para peserta perlatihan terlihat khususnya pada saat sesi praktek bahasa isyarat yang difasilitasi oleh Bapak Lucky, selaku staf pengajar di SLBN 1 Karangasem.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bapas Karangasem yang telah memberi ruang bagi pelatihan bahasa isyarat ini, semoga langkah ini bisa menjadi model bagi instansi pemerintah lainnya demi memberikan kesamaan layanan bagi para penyandang disabilitas,” ujar Mudi Dwikora Hesti, Kepala SLBN 1 Karangasem.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali, Gun Gun Gunawan mendukung penuh Bapas Karangasem dalam upaya meningkatkan kualitas layanan berbasis HAM.
“Semoga pelatihan dasar bahasa isyarat ini bisa dikembangkan lagi menjadi sesi-sesi yang lebih intensif. Harapan petugas Bapas dapat benar-benar menguasai bahasa isyarat," tutur Gun Gun.
Secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan dan layanan berbasis HAM sangat diharapkan.
"Ini sebagai bukti kinerja. Dan, Bapas Karangasem telah memulai langkah awal untuk terus memanusiakan pengguna layanan, lanjutkan," singkat Anggiat Napitupulu.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3601 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1163 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1018 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 568 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 560 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun