Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Petugas Bapas Karangasem Dilatih Bahasa Isyarat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bapas Kelas II Karangasem melakukan peningkatan keterampilan petugas dengan menggelar pelatihan bahasa isyarat.
Pelatihan ini dikhususkan bagi seluruh pegawai Bapas Karangasem, baik ASN maupun PPNPN, bekerjasama dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Karangasem bertempat di Aula Nusantara Kantor Bapas Kelas II Karangasem, Rabu (25/05).
Kepala Bapas Kelas II Karangasem, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menegaskan bahwa pelatihan ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Di mana pada Pasal 4 disebutkan tentang pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas yang berasaskan kesamaan hak, persamaan perlakuan/ tidak diskriminatif, serta ketersediaan fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan
“Kami menyadari bahwa mempelajari bahasa isyarat tidaklah mudah, namun kami mantapkan hati untuk belajar sungguh-sungguh agar dapat melayani pengguna layanan penyandang disabilitas dengan kualitas prima,” ungkap Kadek Dedy.
Agenda pelatihan kali ini, kata Kang Dedy demikian ia akrab disapa memaparkan pelatihan kali ini pemberian materi terkait dasar-dasar bahasa isyarat dan individu berkebutuhan khusus (IBK) yang sampaikan oleh salah satu guru SLBN 1 Karangasem.
Antusiasme dan semangat para peserta perlatihan terlihat khususnya pada saat sesi praktek bahasa isyarat yang difasilitasi oleh Bapak Lucky, selaku staf pengajar di SLBN 1 Karangasem.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bapas Karangasem yang telah memberi ruang bagi pelatihan bahasa isyarat ini, semoga langkah ini bisa menjadi model bagi instansi pemerintah lainnya demi memberikan kesamaan layanan bagi para penyandang disabilitas,” ujar Mudi Dwikora Hesti, Kepala SLBN 1 Karangasem.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali, Gun Gun Gunawan mendukung penuh Bapas Karangasem dalam upaya meningkatkan kualitas layanan berbasis HAM.
“Semoga pelatihan dasar bahasa isyarat ini bisa dikembangkan lagi menjadi sesi-sesi yang lebih intensif. Harapan petugas Bapas dapat benar-benar menguasai bahasa isyarat," tutur Gun Gun.
Secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan dan layanan berbasis HAM sangat diharapkan.
"Ini sebagai bukti kinerja. Dan, Bapas Karangasem telah memulai langkah awal untuk terus memanusiakan pengguna layanan, lanjutkan," singkat Anggiat Napitupulu.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1550 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1302 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 783 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 712 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 699 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan