Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Portugal Alami Bencana Kekeringan Terparah Sejak 1931
BERITABALI.COM, DUNIA.
Portugal telah mencatatkan suhu terpanas dan kekeringan terparah dalam 92 tahun terakhir atau sejak 1931. Institut Laut dan Atmosfer Portugis (IPMA) dalam buletin iklim bulanan terbarunya menyatakan suhu rata-rata harian tertinggi di negara itu mencapai 25,87 derajat celcius.
"Itu adalah suhu tertinggi sejak 1931 atau Mei terpanas dalam 92 tahun," kata mereka seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/6).
Mereka menyatakan akibat kondisi tersebut, kekeringan parah sekarang mempengaruhi sebagian besar wilayah di negara itu.
Pasalnya, curah hujan pada Mei kemarin hanya sebesar 13 persen dari rata-rata yang terjadi pada Mei antara 1971 dan 2000.
"Akibatnya kondisi itu, kekeringan parah mempengaruhi 97 persen wilayah Portugal," kata mereka.
Para ilmuwan mengatakan kekeringan berulang adalah tanda perubahan iklim. Mereka menyatakan kejadian itu akan menjadi lebih sering, lebih lama dan lebih intens di masa depan.
"Defisit curah hujan yang kami amati ini sejalan dengan tren 20 tahun terakhir, ditandai dengan lebih seringnya periode kering akibat perubahan iklim," kata ahli iklim IPMA Vanda Pires.
Pires menambahkan mulai Jumat ini Portugal diperkirakan akan mengalami peningkatan suhu tajam yang bisa mencapai 40 derajat Celcius.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1402 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1211 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 634 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 551 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung