Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Langka, 5 Planet Sejajar di Langit Bisa Dinikmati pada 24 Juni
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepanjang Juni, pengamat langit dapat melihat lima planet terdekat Bumi berturut-turut dengan mata telanjang, mencakup Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.
Fenomena ini disebut sebagai konjungsi, ketika planet tampak berdekatan dari Bumi. Konjungsi beberapa planet cukup umum dan terjadi setiap tahun, tetapi kelima planet berbaris hanya terjadi setiap dua dekade.
Terakhir kali kelima planet sejajar adalah Desember 2004. Fenomena seperti ini tidak akan terjadi lagi sampai 2040.
Pengamat di Bumi dapat melihat kelima planet tersebut sekitar 30 menit sebelum Matahari terbit. Jika ingin melihat detail planet lebih jelas, pengamat harus menggunakan bantuan teleskop atau teropong langit.
Dalam pandangan mata telanjang, kelima planet itu akan tampak seperti bintang yang bersinar dan tidak berkelap-kelip. Syarat lainnya agar bisa melihat planet adalah lokasi yang bebas dari polusi cahaya dan langit cerah.
Dilansir dari Washington Post pada Sabtu (11/6/2022), kesempatan terbaik untuk melihat lima planet akan terjadi pada 24 Juni.
Merkurius seharusnya lebih mudah dikenali karena menjauh dari Matahari dan akan muncul satu jam sebelum Matahari terbit.
Tak hanya itu, pengamat juga dapat melihat Bulan sabit menghiasi langit malam di antara Venus dan Mars. Pengamat langit dapat melihat pemandangan spektakuler dari enam benda langit secara berurutan, yaitu Merkurius, Venus, Bulan, Mars, Jupiter, dan Saturnus.
Keselarasan planet yang langka tidak menimbulkan bahaya bagi manusia di Bumi, tetapi tarikan gravitasi dari semua planet di satu sisi dapat diamati sedikit melalui pasang surut di Bumi.
Karena jaraknya, Venus memberikan gaya pasang surut terbesar di Bumi, meskipun hanya sebagian kecil dibandingkan dengan Bulan. Selain itu, pesawat luar angkasa juga dapat merasakan tarikan yang sangat kecil saat gravitasi dari planet menariknya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik