Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ledakan Ranjau Darat di Suriah, 11 Orang Tewas

Minggu, 12 Juni 2022, 10:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Ledakan Ranjau Darat di Suriah, 11 Orang Tewas

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Setidaknya sebelas orang tewas akibat ledakan ranjau darat di Kota Daraa, Suriah, pada hari ini, Sabtu (11/6) waktu setempat.

"Sebelas orang, termasuk lima anak di bawah 16 tahun dan tiga perempuan, tewas dan sekitar 34 orang lainnya terluka," demikian laporan lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights yang dikutip AFP.

Lembaga tersebut mengabarkan bahwa dari puluhan orang yang terluka, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis. Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa kebanyakan korban merupakan pekerja yang baru saja memanen gandum.

Para pekerja itu menjadi korban ketika mobil yang mereka tumpangi melindas ranjau darat di kota di selatan Suriah tersebut.

Dengan insiden ini, total 124 orang di Suriah tewas sepanjang 2022 akibat ledakan ranjau darat yang tersisa usai konflik berkepanjangan.

Hingga kini, ranjau-ranjau darat diyakini masih tersebar di berbagai tempat di Suriah, seperti ruas-ruas jalan hingga bangunan-bangunan. Sisa ranjau itu sudah melukai ribuan dan menewaskan ratusan warga tak bersalah.

Sekitar setengah populasi Suriah kini diperkirakan hidup di daerah-daerah yang masih terkontaminasi bahan-bahan peledak. Pada 2020 lalu, Suriah menyalip posisi Afghanistan sebagai negara dengan korban terbanyak akibat ranjau darat bekas perang.

Merujuk pada data Landmine Monitor di tahun itu, setidaknya 2.729 orang di Suriah tewas akibat sisa ranjau darat. Setahun kemudian, Observatory mencatat 241 warga sipil lainnya tewas akibat sisa ranjau darat.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami