Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Yeremia/Pramudya Capai Ranking BWF Tertinggi Sepanjang Karier
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pebulu tangkis spesialis ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan bersama parternya, Pramudya Kusumawardana mencatatkan ranking BWF tertinggi sepanjang karier mereka.
Ranking BWF pasangan ganda putra muda andalan Indonesia ini melesat ke posisi 14 dunia dengan 64.197 poin sesuai hitungan BWF hingga pekan ke-25, Selasa (21/6/2022).
Merujuk laman resmi BWF, ranking Pram/Yere naik dua peringkat di banding pekan sebelumnya. Mereka kini melewati wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong dan Marcus Ellis/Chris Langeridge (Inggris).
Peningkatan ranking Pram/Yere terjadi setelah mengkuti dua turnamen bulu tangkis di Tanah Air yakni Indonesia Masters 2022 dan Indonesia Opejn 2022 yang berlangsung pada 7-19 Juni lalu.
Di Indonesia Masters 2022, Pram/Yere harus terhenti di 16 besar usai kalah dari kompatriotnya sendiri, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang pada akhirnya keluar sebagai juara.
Sementara di Indonesia Open 2022, Pram/Yere terhenti di perempat final menyusul cedera lutut yang dialami Yeremia ketika menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Situasi itu membuat Pram/Yere bingung dalam menyikapi peningkatan ranking BWF, lantaran pasca Indonesia Open 2022, dia harus menepi setidaknya tiga sampai enam bulan untuk menjalani terapi cedera lutut.
"Tidak tahu mau senang atau sedih," tulis Yeremia Rambitan dalam unggahan Insta Story, Rabu (22/6/2022).
Ketika mengalami cedera lutut kiri, Yeremia terlihat sangat kesakitan. Namun hebatnya, dia menolak mundur dan mampu menyelesaikan pertandingan meski tertatih-tatih sebelum kalah 21-14, 22-21, 20-22 dari Aaron/Soh.
Kepala Tim Medis PBSI, dr. Grace Joselini Corlesa, MMRS., Sp.KO dalam konferensi pers pada Sabtu (18/6/2022) menolak menjelaskan secara spesifik cedera apa yang dialami Yeremia.
Namun dia memastikan atlet berusia 22 tahun itu untuk saat ini tidak perlu sampai menjalani operasi.
"Ada beberapa hasil MRI, tetapi kalau dari sisi diagnosa kami belum bisa menceritakan diagnosa pasien apa. Kami hanya mengatakan memang Yere ada cedera lutut dan perlu dilakukan terapi lebih lanjut. Untuk diagnosanya apa itu memang jadi rahasia dari tim medis dan atlet sendiri," ucapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 917 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 766 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik