Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Telur di Negara Resah

Jumat, 24 Juni 2022, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Telur di Negara Resah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Peternak ayam petelur resah karena bahan pakan merangkak naik. Kendati harga telur ayam naik, tapi konsumen tidak tahu kenaikan telur ayam justru terdampak dari kenaikan harga pakan. 

Imbasnya harga telur melambung dari harga per krat Rp45 ribu kini menjadi seharga Rp55 ribu per krat. 

Pemilik ayam petelur Dewa Ayu Putu Suriati (58) asal Banjar Kembang Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana mengatakan, semenjak harga pakan naik, ia mulai resah karena secara tidak langsung mengakibatkan harga telur naik. 

Kata dia, pembeli maunya membeli murah dengan menawar lantas ia terpaksa tetap menjualnya dengan harga murah. 

"Untuk komoditi pakan dalam  sehari 1,5 kwintal dengan harga per kilo Rp74 ribu. Setiap hari 2 kali memberikan pakan. Selain pakan juga perawatan seperti vitamin, sehingga menghasilkan telur yang baik dan bermutu," ungkap peternak yang memiliki 1.350 ekor ayam petelur ini, Jumat (24/06/2022).

Untuk pemeliharaan dan perawatan kandang, ia juga menggunakan sistem sanitasi. Sehingga, imbuhnya, kotoran ditampung dalam sumur pembuangan. 

Suriati juga menuturkan harga yang diambil di kandang Rp45 ribu. Sehari ia mampu meraup rata-rata 960 butir telur. 

"Harapan harga pakan tetaplah sehingga bisa sedikit lega. Selain pelanggan ada juga pelanggan dari tetangga sendiri. Dulu ayam petelur di beli dari luar kabupaten," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami