Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Kapolsek AKP Sudita Bayari SPP Siswi Pencuri Sesari
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus pencurian sesari di Pura Dalem Pujung Kaja, Desa Sebatu, oleh siswi SMK yang mengaku untuk bayar SPP, berakhir damai. Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, atas arahan Kapolres, AKBP Bayu Sutha Sartana berinisiatif membayar SPP siswi itu hingga tamat.
Setelah perdamaian, Kapolsek bertanya alasan siswi mengambil uang. “Alasan untuk bayar SPP. Dengar pernyataan itu saya merasa punya kewajiban untuk memberikan bantuan kepada anak ini,” ujar Kapolsek, Sabtu (25/6).
Ada sejumlah alasan Kapolsek membantu. Pertama, anak itu seorang perempuan yang ditinggal orang tuanya. Sehingga di rumah hanya tinggal bersama kakek yang sudah tua seorang petani. “Atas kejadian itu. Saya bayari sekolah. Mulai Juni-Desember 2021. Untuk Januari-Juni 2022. Sampai tamat akan kami bayari,” ujarnya.
Kapolsek sudah berpesan ke anak itu agar serius sekokah. “Kami minta agar dia semangat belajar,” ujarnya.
Kapolsek mengaku bukan ingin viral membayari anak itu biaya SPP. “Bukan niat saya bikin viral. Memang ikhlas membantu, pedalem,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, anak itu pada usia 4 tahun sudah ditinggalkan oleh orang tuanya. “Sehingga dia tidak dapat rasa kasih sayang. Dia anak kecil, kadang salah langkah gak dapat perhatian. Misalnya butuh ini, kemana dia minta, sementara kakek tidak mampu,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 672 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik