Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Buntut Sanksi Uni Eropa, London Bakal Hancur Pertama di PD 3
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mantan Jenderal Rusia yang saat ini merupakan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, Letnan Jenderal Andrey Gurulyov mengatakan sanksi Uni Eropa (UE) atas Moskow membuat Negerinya tak dapat mengirimkan logistik ke wilayah enklavenya, Kaliningrad, via jalur darat.
Ketegangan ini dikhawatirkan dapat memicu perang dunia ketiga (PD 3).
Gurulyov menyebut bahwa bila memang perang itu terjadi maka negaranya akan menghancurkan ibu kota Inggris, London, sebagai target pertama.
Ia mengatakan hal ini dikarenakan kepercayaan Rusia bahwa negara Anglo-Saxon itu sebagai pemicu ketegangan global.
"Kami akan melihat mereka semua sebagai NATO. Kedua, kami akan memitigasi seluruh sistem pertahanan anti-rudal, di mana saja dan 100%. Ketiga, yang pertama terkena adalah London," ujarnya dalam sebuah sesi wawancara TV dikutip Express, Sabtu (25/6/2022).
Pandangan ini sendiri sejalan dengan salah satu purnawirawan jenderal Rusia lainnya, Letnan Jenderal Evgeny Buzhinsky. Ia mengatakan bila perang pecah, Inggris akan lenyap dari muka bumi.
"Dia tidak mengerti bahwa sebagai akibat dari Perang Dunia Ketiga, Inggris secara fisik tidak akan ada lagi," kata Buzhinsky dikutip media Inggris Metro, Kamis (23/6/2022).
"Pulau itu akan lenyap, jadi saya tidak tahu di mana dia atau keturunannya akan tinggal."
Kaliningrad sendiri merupakan wilayah Rusia yang terpisah dari daerah milik Moskow lainnya. Agar dapat mencapai wilayah itu via jalur darat, Rusia harus melewati Lithuania dan Belarus. Lithuania sendiri saat ini merupakan anggota UE dan NATO.
Sementara itu, Inggris sendiri telah menyiagakan diri untuk perang dengan Rusia. Panglima Militer Jenderal Sir Patrick Sanders, yang baru bekerja pekan lalu, benar-benar berbicara seperti itu kepada semua jajarannya dalam pesan internal.
"Invasi Rusia ke Ukraina menggarisbawahi tujuan inti kita. Untuk melindungi Inggris dan siap untuk berperang dan memenangkan perang di darat dan memperkuat persyaratan untuk mencegah serangan Rusia," katanya dikutip Selasa (21/6/2022).
"Dunia telah berubah sejak 24 Februari. Sekarang ada keharusan yang membara untuk membentuk Angkatan Darat yang mampu berperang bersama sekutu kita dan mengalahkan Rusia dalam pertempuran," tambahnya lagi.
"(Tujuan kita adalah) mempercepat mobilisasi dan modernisasi Angkatan Darat untuk memperkuat NATO dan menolak kesempatan Rusia untuk menduduki Eropa lagi... kita adalah generasi yang harus mempersiapkan Angkatan Darat untuk berperang di Eropa sekali lagi," tutupnya. (sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 427 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 368 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 357 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang