Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Universitas di China Jadikan Game Minecraft Mata Kuliah
BERITABALI.COM, DUNIA.
NetEase selaku pemilik lisensi game Minecraft di China mengumumkan kolaborasi dengan Universitas Xiamen China. Kerja sama keduanya menghadirkan Minecraft sebagai mata kuliah pilihan untuk para mahasiswa di sana.
Kehadiran Minecraft di Universitas Xiamen itu juga akan didanai oleh pemerintah, sebagai anggaran yang berfokus di bidang pendidikan, seperti dikutip dari Gaming on Phone, Senin (4/7/2022).
Minecraft sendiri adalah game sandbox tiga dimensi (3D) yang dikembangkan oleh Mojang Studios asal Swedia.
Game ini sangat terkenal di kalangan pelajar karena bisa menambah kreativitas di permainan, atau yang disebut user-generated content (UGC).
Dalam mata kuliah pilihan Minecraft itu, atau yang disebut sebagai Studi Kasus Desain Interaktif, para mahasiswa akan belajar bagaimana menuangkan semua ide liarnya di dalam game.
Para mahasiswa yang memilih mata kuliah itu juga akan dibimbing oleh desainer game Minecraft dari NetEase.
Mereka akan diajar cara mengoperasikan game dari alat edit langsung dari perusahaan. Lebih lanjut NetEase mengatakan, Universitas Xiamen ini bukan menjadi satu-satunya pihak yang diajak kerja sama.
Ke depannya, NetEase bakal lebih banyak menggandeng kampus lain untuk bergabung dengan program UGC mereka.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2257 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun