Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Terdampak Abrasi di Pantai Pebuahan, Rumah Nuryanto Lenyap
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Abrasi yang melanda pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara dari tahun 2013 hingga tahun 2022, menyisakan penderitaan bagi warga yang terdampak. Dimana puluhan rumah rusak akibat terjangan ombak yang menggerus pantai.
Abrasi yang terjadi akibat gelombang tinggi di Pantai pebuahan menyisakan derita kepada puluhan KK di pantai tersebut.
Dari informasi warga setempat, abrasi yang terjadi sejak tahun 2013 lalu, sudah menghancurkan 70 unit lebih rumah yang tinggal di kawasan tersebut.
Meskipun warga sudah mengantisipasi abrasi agar tidak meluas dengan memasang ban bekas dan benteng pasir, namun gelombang ganas tetap menghancurkan tanah warga yang di atasnya berdiri bangunan.
Salah satu korban abrasi Nuryanto (45) mengaku rumahnya sudah lenyap akibat abrasi beberapa waktu lalu. Ia hanya pasrah dan tidak bisa berbuat banyak dengan keadaan.
"Kita harus bagaimana, saya pasrahkan saja dengan kondisi sekarang. Kalau sudah kehendak alam ya kita terima," keluhnya, Selasa (05/07/2022).
Namun Nuryanto berharap pemerintah sedikit memberikan bantuan berupa pembuatan senderan, agar tidak memperparah kerusakan akibat abrasi.
Hingga saat ini abrasi di pantai yang dulunya pusat kuliner ikan bakar ini kondisinya rusak parah dan beberapa warga sudah mengungsi untuk menghindari korban jiwa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7623 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5624 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3525 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2383 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan