Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Abrasi di Pantai Kuta Ancam Populasi Penyu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Abrasi di pesisir Pantai Kuta, Badung dinilai makin mengkhawatirkan. Founder Kuta Beach Sea Turtle Conservation Center (KBSTCC), I Gusti Ngurah Tresna mengaku sangat mengkhawatirkan keberadaan penyu.
Hal tersebut disebabkan karena tempat atau hamparan pasir d pinggir Pantai Kuta biasanya dipakai tempat bertelur telah tergerus.
Dengan kondisi tersebut tentu berdampak pada populasinya akan datang.
"Abrasi disini (Pantai Kuta) memang mengkhawatirkan karena, untuk Penyu, tentu akan patang bertelur, memang harus ada space di pantai. Kalau space pantai sudah tidak ada otomatis penyu akan pindah bertelur di tempat lainnya", jelasnya.
Selain itu, abrasi jelas mengancam karena, jika pantai tidak ada maka, penyu tidak akan nyaman.Yang akhirnya akan pindah ke tempat lain yang lebih nyaman.
Dari pantauan Dirinya, populasi penyu di pantai Kuta semakin berkurang dari ratusan ekor lebih saat ini dibawah jumlah tersebut.
"Jumlah sarang penyu sampai saat ini sekitar 253 sarang dengan sekitar 25 ribu telur telah kita Rescuw.Meskipun demikian, jumlah tersebut sudah menurun di banding sebelum terjadinya abrasi.Penyu bertelur biasanya sekitar bulan ini (Juli) sempat bertelur 1 sarang, dan hari ini kita rilis sekitar 400 ekor tukik", paparnya.
Dirinya berharap, agar Pemerintah dapat kembali menata pantai Kuta, Legian, dan Seminyak.Sehinga, penyu-penyu nantinya dapat kembali memiliki space untuk bertelur maupun berkembangbiak.
"Mudah-mudahan tetap menjadi tempat penyu bertelur disini nantinya karena, konserfasi kita disini telah betul- betul melestarikan dan menjaga ekosistemnya agar tetap bertahan sampai dimasa akan datang", pungkas Tresna.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2326 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan