Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ospek Poltekes, Senior Cekoki Mahasiswa Baru Miras
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak 12 mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar, Sulawesi Selatan, melaporkan aksi kekerasan yang dialami usai menjalani masa orientasi pengenalan kampus (Ospek) oleh sejumlah seniornya ke pihak kepolisian. Salah satu korban berinisial, MH menerangkan, bahwa dirinya bersama 11 orang rekannya dianiaya setelah menjalani prosesi Ospek oleh panitia pelaksana. Kemudian tiba-tiba diculik lalu digiring ke sebuah rumah kos.
"Pulang ospek lalu kami saat berada di depan gerbang kampus datang senior dan juga ada alumni langsung membawa kami ke sebuah rumah kost. Di situ kami dipaksa meminum minuman beralkohol, kalau tidak mau kami disiksa," kata MH, Rabu (13/7).
Para senior dan alumni itu, beber MH melakukan kekerasan dengan menampar dan mendapatkan pukulan secara berulang-ulang.
"Kami dipukul dan ditampar kalau tidak mau minum minuman beralkohol yang diberikan," jelasnya.
Aksi itu pun diketahui oleh para panitia sehingga belasan mahasiswa baru itu diantar pulang ke rumah masing-masing. Namun, salah satu orang tua korban tidak menerima kejadian itu, lalu membawa anaknya ke Polsek Rappocini untuk membuat laporan polisi.
Sementara itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dengan mengamankan dan memeriksa tiga orang saksi.
"Iya ada laporan dari mahasiswa berinisial MH. Untuk sementara kita mengamankan tiga orang diduga pelaku penganiayaan oknum mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar. Mereka masih aktif," kata Panit 1 Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nasoetyon.
Meski demikian, kata Nasoetyon pihaknya masih menunggu hasil perkembangan pemeriksaan dari tiga mahasiswa yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap belasan mahasiswa baru itu.
"Namun, dalam hal ini kami menunggu penyidik apakah statusnya dinaikkan dari saksi ke tersangka," ungkapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3045 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2079 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2044 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun