Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pekerja Pabrik di Jembrana Nyambi Jadi Perajin Anyaman Lidi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ni Nengah Wiarmi (44), warga Banjar Tegalbadeng, Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana menekuni profesi sebagai perajin anyaman lidi sejak masih gadis hingga kini.
Hasil anyaman lidinya bisa didesain menjadi ingke, dulang, bocoran, dan dulang susun serta sokasih atau keben. Ia mengerjakan anyaman ini secara sambilan setelah selesai kegiatan dapur dan bersih-bersih rumah. Baru setelah itu, ia bisa melakukannya di waktu senggang. Selain itu, Wiarmi juga bekerja sebagai buruh lepas di sebuah pabrik pengalengan ikan.
Untuk kerajinan anyaman ingke, dia bisa mengerjakan dalam satu hari sebanyak 1 lusin, namun belum termasuk proses pernis.
"Anyaman bokoran dan dulang butuh lidi jenis yang lebih besar," ungkapnya.
Untuk harga, anyaman lidi jenis ingke dihargai sebesar Rp.120.000 selusin, sedangkan dulang susun harga Rp.180.000 per set, jenis bokoran Rp70.000 per set.
Sedangkan ingke model mangkok dibandrol Rp.65.000 tanpa pernis seperti yang dibeli pelanggan dari kabupaten lain.
"Jenis mangkok ada yang mengambil dari pengepul dan ada juga jenis bokor itu biasanya order per orangan dan kadang taruh di warung. Model mangkok dalam 1 minggu pemesan bisa mencapai 4 lusin dengan harga Rp.65.000 tanpa pernis. Lumayan murah yang penting jalan, dan tambah-tambah di dapur," katanya.
Wiarmi mengatakan dalam sebulan bisa mengerjakan 12 lusin dengan pendapatan total senilai Rp.780.000 itu tanpa pernis atau pernis.
Nantinya hasilnya digunakan untuk membeli bahan lidi di Pasar Lelateng. Sebulan ia menghabiskan anggaran hingga Rp.130.000 untuk membeli bahan. Itupun ada yang belum halus karena belum bersih.
"Jenis lidi adalah lidi janur yang muda. Hingga butuh proses pengeringan dengan cara dijemur," tutup ibu yang memiliki 2 anak ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan