Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Ferdy Sambo Menangis di Pelukan Kapolda Metro Jaya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Divisi Bidang Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo menangis di pelukan Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Momen ini terjadi saat Fadil mendatangi ruang kerja Sambo di Mabes Polri.
Momen itu terekam video yang beredar di media sosial. Fadil yang memasuki ruangan langsung disambut Sambo. Keduanya lantas berjabat tangan dan berpelukan.
Saat berpelukan wajah Sambo terlihat tersedu. Fadil lantas memeluk Sambo dengan kedua tangannya dan menepuk punggung jenderal Polri bintang dua itu. Fadil juga mencium kening Sambo dan kembali memeluknya erat.
Sejumlah media memberitakan pertemuan Fadil dan Sambo terjadi 13 Juli. Fadil membenarkan momen pertemuan dengan Sambo.
"Saya memberikan support pada adik saya Sambo, agar tegar menghadapi cobaan ini. Ini tidak mudah dan dapat menimpa siapa saja," kata Fadil saat dikonfirmasi.
Ferdy Sambo jadi sorotan publik setelah peristiwa penembakan di kediamannya di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Dalam peristiwa itu Brigadir J dan Bharada E disebut terlibat baku tembak. Brigadir J tewas.
Versi sementara dari polisi, baku tembak terjadi karena Brigadir J melecehkan istri Ferdy Sambo. Sebelum baku tembak Brigadir J disebut memasuki kamar istri Sambo dan berusaha melakukan pelecehan.
Masih versi polisi, Istri Sambo yang menyadari pelecehan itu kemudian menegur Brigadir J namun dibalas dengan bentakan dan todongan pistol. Istri Sambo berteriak, membuat Bharada E bergegas mengecek.
Namun saat ditanya oleh Bharada E, Brigadir J disebut melepaskan tembakan sehingga terjadi aksi saling tembak yang berujung tewasnya Brigadir J. Ferdy Sambo disebut tidak ada di rumah saat peristiwa terjadi. Kasus ini juga baru diungkap polisi tiga hari kemudian atau Senin (11/7).
Pihak keluarga Brigadir J tak terima dengan cerita versi polisi. Keluarga mengendus kejanggalan dalam kasus ini karena menemukan banyak luka sayat di tubuh dan wajah Brigadir J.
Keluarga juga mempersoalkan CCTV yang tak diungkap ke publik. Versi polisi, CCTV di rumah Ferdy Sambo rusak sejak lama.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini.(sumber:cnnidonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 587 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 582 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 433 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik