Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Ferdy Sambo Menangis di Pelukan Kapolda Metro Jaya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Divisi Bidang Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo menangis di pelukan Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Momen ini terjadi saat Fadil mendatangi ruang kerja Sambo di Mabes Polri.
Momen itu terekam video yang beredar di media sosial. Fadil yang memasuki ruangan langsung disambut Sambo. Keduanya lantas berjabat tangan dan berpelukan.
Saat berpelukan wajah Sambo terlihat tersedu. Fadil lantas memeluk Sambo dengan kedua tangannya dan menepuk punggung jenderal Polri bintang dua itu. Fadil juga mencium kening Sambo dan kembali memeluknya erat.
Sejumlah media memberitakan pertemuan Fadil dan Sambo terjadi 13 Juli. Fadil membenarkan momen pertemuan dengan Sambo.
"Saya memberikan support pada adik saya Sambo, agar tegar menghadapi cobaan ini. Ini tidak mudah dan dapat menimpa siapa saja," kata Fadil saat dikonfirmasi.
Ferdy Sambo jadi sorotan publik setelah peristiwa penembakan di kediamannya di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Dalam peristiwa itu Brigadir J dan Bharada E disebut terlibat baku tembak. Brigadir J tewas.
Versi sementara dari polisi, baku tembak terjadi karena Brigadir J melecehkan istri Ferdy Sambo. Sebelum baku tembak Brigadir J disebut memasuki kamar istri Sambo dan berusaha melakukan pelecehan.
Masih versi polisi, Istri Sambo yang menyadari pelecehan itu kemudian menegur Brigadir J namun dibalas dengan bentakan dan todongan pistol. Istri Sambo berteriak, membuat Bharada E bergegas mengecek.
Namun saat ditanya oleh Bharada E, Brigadir J disebut melepaskan tembakan sehingga terjadi aksi saling tembak yang berujung tewasnya Brigadir J. Ferdy Sambo disebut tidak ada di rumah saat peristiwa terjadi. Kasus ini juga baru diungkap polisi tiga hari kemudian atau Senin (11/7).
Pihak keluarga Brigadir J tak terima dengan cerita versi polisi. Keluarga mengendus kejanggalan dalam kasus ini karena menemukan banyak luka sayat di tubuh dan wajah Brigadir J.
Keluarga juga mempersoalkan CCTV yang tak diungkap ke publik. Versi polisi, CCTV di rumah Ferdy Sambo rusak sejak lama.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini.(sumber:cnnidonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2048 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun