Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pulang Dari Bali Turis Australia Wajib Buang Sepatu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Turis Australia diwajibkan membuang sepatu sehabis berlibur dari Bali, Indonesia. Apa alasannya?
Bali memang jadi destinasi liburan favorit bagi warga Australia. Tapi, sekarang siapa pun yang kembali dari Bali diminta untuk membuang sepatu sebelum memasuki negara itu.
Dilansir dari Australia News, kebijakan baru ini diterapkan karena adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi di Indonesia. Ini menjadi serangkaian langkah keamanan baru di Australia.
"Kita tahu bahwa PMK belum pernah sedekat ini dengan negara kita sebelumnya. Kini PMK ada di depan pintu kami lagi," ujar Deputi Perdana Menteri New South Wales Paul Toole.
Apa kaitannya dengan sepatu?
Penyakit PMK pada sapi atau hewan ternak lain dapat menyebar melalui pupuk kandang. Artinya, ada risiko yang disebarkan lewat sepatu turis yang terkontaminasi di Bali.
Wabah PMK pernah terjadi di Australia, tapi sudah sangat lama hilang. Kalau kali ini Australia kena, makan wabah PMK ini adalah yang pertama dalam 130 tahun.
Jika ini terjadi maka pemerintah Australia harus melakukan pemusnahan massal hewan ternak. Aksi ini akan menelan biaya hingga USD 80 miliar dan menyedot APBN dalam satu tahun.
Oleh karena itu, Toole mendesak pelancong untuk mendukung langkah aman itu daripada menyesal nantinya. Ia bahkan memohon pada warga yang kembali dari Bali untuk meninggalkan sepatunya. (Sumber: travel.detik.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5283 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2232 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan