Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Waspada Modus Penipuan Bitcoin, Pakai Nama Perusahaan Besar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Untuk mendapat korban dalam jumlah banyak, taktik yang dilakukan oleh penipu online salah satunya menggunakan merk perusahaan ternama.
Pakar dari Kaspersky menemukan aktivitas kejahatan siber baru, dimana pelaku mengatasnamakan perusahaan teknologi NVIDIA dalam aktivitas kriminalnya.
Para kriminal secara sengaja membuat situs palsu bertuliskan Perayaan Ulang Tahun ke-30 Perusahaan NVIDIA, pengunjung dapat berpartisipasi dan berkesempatan mendapatkan hadiah total 50 ribu bitcoin.
Namun, para pelaku kejahatan siber tentunya mengerahkan upaya untuk mengecoh korban, dengan menggunakan logo Nvidia yang salah dari yang seharusnya berwarna hijau menjadi ungu.
Situs palsu NVIDIA dengan warna ungu, sedangkan warna asli logo tersebut hijau. Halaman ini menampilkan tombol “Participate” jika diklik akan membawa pengunjung ke laman berikutnya yang berisi informasi detail mengenai pembagian hadiah.
Namun, terdapat banyak kesalahan ejaan, yang tidak biasa ditemukan pada perusahaan terkemuka seperti NVIDIA.
Laman ini membujuk korban untuk mendonasikan sejumlah uang sebelum memenangkan hadiah. Selain itu, juga terpapar foto Jensen Huang, CEO di NVIDIA.
Para partisipan yang berhasil akan diberi tahu bahwa mereka dapat menggandakan donasi atau bahkan memperoleh "jackpot" sebesar 50 ribu bitcoin.
Laman tersebut mencakup kredensial dompet kripto bagi pengguna untuk mengirimkan "donasi" mereka.
Dompet scammers dapat diperiksa di situs blockchain.com, namun, total saldo akun adalah 0,42 BTC ( setara dengan 8,495 USD), jauh lebih sedikit daripada 50 ribu bitcoin yang diiklankan.
Tidak pasti apakah jumlah di sana telah dibentuk oleh sumbangan atau tidak, tetapi beberapa transaksi dari pengirim yang tidak dikenal dapat dilacak di riwayat akun.
Baca juga:
Penting! Ini 5 Jurus Jitu Menangkal Hoaks
Menurut Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky, penipuan crypto yang menggunakan foto selebriti, atau merek terkenal menjadi marak belakangan ini.
"Kami menyaksikan kampanye yang mengatasnamakan Elon Musk, Bill Gates, dan Pavel Durov," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (20/7/2022).
Kali ini, dia menambahkan, penyerang melakukan hal yang lebih jauh, membuat situs palsu mengatasnamakan CEO NVIDIA dan menghubungkan situs ke acara spesial perusahaan.
"Saran utama kami adalah untuk berhati-hati menelusuri tautan yang Anda ikuti di internet, dan hindari donasi dalam bentuk apapun dari sumber yang belum terpercaya," tutupnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8115 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5668 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2396 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan