Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
3 Kelompok Ternak di Gianyar Disasar Vaksinasi PMK
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petugas yang terdiri dari Polsek Sukawati, Puskeswan dan mahasiswa Unud menggelar vaksinasi sapi untuk mengantisipasi Penyakit Mulut Kuku (PMK).
Tiga kelompok ternak di Desa Batuan Kaler, Gianyar jadi sasaran vaksin pada Sabtu (23/7) pukul 07.30-11.00 WITA.
Menurut Kepala Puskeswan Gianyar III, drh. Arya Dharma, tiga kelompok ternak yang disasar diantaranya Gapoktan/Simantri yang diketua oleh I Nyoman Citra, Kelompok ternak Sinar Gangga yang di ketuai oleh I Made Kembar dan Kelompok ternak dari Yayasan Fuller Bali dipimpin oleh I Wayan Teja Atmaja.
“Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Peternakan Gianyar dan mahasiswa serta kepolisian yang terbagi menjadi tiga kelompok,” ujarnya.
Total sapi yang berhasil divaksin sebanyak 63 ekor. “Pelaksanaan vaksinasi hewan sapi untuk antisipasi PMK dimana setelah dilakukan pemeriksaan setiap ekor sapi tidak ditemukan PMK dan dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut menghabiskan 63 dosis,” ujarnya.
Baca juga:
Tabanan Target 39 Ribu Sapi Tervaksin PMK
Kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Petugas kepolisian juga ikut memonitor, dari Kanit Binmas, AKP I Wayan Kasih di Br. Cangi, Kanit Lantas AKP I Made Weta di Br. Sakah/Dauhuma,Panit l Intelkam Aiptu IB. Kompiang Yadnya, Babinsa Pelda l Kt. Suryanata dan Bhabinkamtibmas Aiptu GN Jumaya di Banjar Blahtanah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 323 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 251 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 211 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun