Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Menelisik Spies Walter, Seniman yang Bawa 'Renaisans' Bali
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Perkembangan kesenian di Bali merupakan hal yang patut dibanggakan. Masyarakat Bali cukup dekat dengan kesenian dan aktif untuk terus mempelajarinya. Ada masa dimana bali mengalami 'Renaisans' dalam kesenian.
Salah Satu orang yang berpengaruh dalam masuknya kesenian modern di Bali adalah Walter Spies. Sebelum jatuh cinta pada Bali, ia sempat tinggal di Yogyakarta. Disana ia memimpin orkes keraton yogya dan bermain piano selama kurang lebih 2 tahun.
Saat tinggal di Bali sejak 1925, Spies tinggal di Ubud. Rumahnya kerap disinggahi seniman dan intelektual Eropa. Spies kemudian mengembangkan kesenian di Bali.
Ia membuat Film berjudul 'The Island of Demons', Film ini berhasil memberi pengaruh besar terkait persepsi dunia tentang Bali.
Spies mendapat dukungan dari Raja Bali Tjokorda Gde Agung Sukawati. Ia diminta mengajarkan anak-anak Ubud Melukis. Disinilah titik kontak budaya antara pelukis Bali dengan nuansa lokal dan tradisional bertemu pelukis Barat.
Kemudian pada tahun 1936 Spies mendirikan Kelompok Seniman Pita Maha bersama Rudolf Bonnet, Gusti Nyoman Lempad dan Tjokorda Gde Agung Sukawati. Kehadiran kelompok ini berfungsi untuk melestarikan seni Rupa Bali.
Namun Spies ditangkap pada akhir 1938 oleh pemerintah Hindia Belanda saat itu. Spies adalh seorang Homoseksual dan pada masa itu perilaku Homoseksual bisa dipenjarakan.
Sempat bebas beberapa bulan, Ia harus kembali dipenjara akibat dari adanya perang dunia 2 yang melibat negara asalnya yakni Jerman. Ia pun meninggal dalam serangan jepang pada 19 Januari 1942.
Spies adalah seorang ahli musik, tari dan pelukis yang memberikan goresan seni baru dalam perkembangan kesenian di Bali. Serta membantu dunia mengenal Bali dari keindahan seni yang ada.(Sumber: Historia.id)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 546 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 397 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 397 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan