Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
3 Sapi di Tabanan Positif PMK Dipotong, Daging Bisa Dikonsumsi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tiga ekor sapi di Desa Demung, Kecamatan Kediri pada Selasa, (26/7) dinyatakan positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga langsung dipotong bersyarat sesuai dengan standar operasional prosedur dari Dinas Pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia menyebutkan, langkah yang diambil pihaknya dengan mengintensifkan vaksinasi dan penyemprotan kandang.
“Kami sudah ajukan penambahan vaksin, kali ini meminta ke pusat,” ujarnya Selasa, (26/7).
Baca juga:
Tuntas, PMK Buleleng Nihil Kasus
Guna memutus penyebaran PMK di Tabanan, tiga ekor sapi yang positif PMK itu langsung dipotong bersyarat sesuai SOP. Bagian kepala, ekor, jeroan dan tulang kaki dimusnahkan atau dikubur, sedangkan daging bisa dikonsumsi.
“Hasil lab Balai Besar Veteriner Denpasar kami terima Senin (25/7) malam,” ujarnya.
Subagia menduga munculnya kasus PMK pada sapi di Desa Demung disebabkan oleh lokasinya yang berbatasan dengan kabupaten lain yang terlebih dahulu terdampak PMK. Sebab, penyebaran virus tersebut tidak hanya dipicu perdagangan ternak yang saat ini sudah dibatasi, tapi juga bisa melalui udara dengan jangkaun hingga radius 10 kilometer.
Subagia menerangkan, hampir semua sapi yang ada di Desa Demung sudah divaksinasi PMK sehingga diharapkan kasus tidak menyebar ke daerah lain. Meski begitu sebagai upaya pencegahan, pihaknya akan menggenjot pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah yang belum terjangkau. Tabanan saat ini sudah menerima 5.00 dosis vaksin PMK.
Sementara jumlah populasi sapi mencapai 39.329 ekor. Belum lagi populasi kerbau, babi dan kambing yang jumlahnya juga cukup banyak.
Dinas Pertanian Tabanan sudah menggunakan 3.374 dosis vaksin PMK. Kecamatan Baturiti disalurkan 800 dosis, Marga 1.100 dosis, Kediri 574 dosis, Selemadeg Timur 21 dosis, Selemadeg 656 dosis, Selemadeg Barat 185 dosis dan Kecamatan Pupuan 38 dosis.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun