Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Banjir Bandang Terjang China, 4 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya empat orang tewas dan 27 lainnya hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan barat laut China pada hari ini, Kamis (18/8). Pihak berwenang China melaporkan bahwa keempat orang itu meninggal usai banjir menerjang kawasan pegunungan Datong di Provinsi Qinghai.
Badan manajemen darurat Qinghai mengumumkan, tim pencarian dan penyelamatan sudah diterjunkan untuk melacak keberadaan puluhan warga lain yang hilang.
AFP melaporkan, banjir ini terjadi ketika sejumlah kawasan lain di China mengalami cuaca ekstrem. Beberapa daerah di barat daya China bahkan mencetak rekor suhu terpanas.
Jutaan penduduk di kawasan itu sampai-sampai terpaksa menjalani hari tanpa aliran listrik. Cuaca panas yang memicu pemutusan listrik itu juga membuat pabrik-pabrik tak dapat beroperasi.
Namun pada akhir pekan lalu, kawasan barat daya China justru diterjang banjir parah yang merenggut empat nyawa dan melukai sembilan orang.
Pergantian cuaca ekstrem di China ini sudah terjadi sejak Juni lalu. Saat itu, banjir menerjang kawasan selatan China, memaksa lebih dari setengah juta penduduk mengungsi.
Para ahli memantau cuaca ekstrem sebenarnya tak hanya terjadi di China, tapi juga hampir seluruh negara di dunia. Menurut mereka, bencana alam dan cuaca ekstrem akan semakin sering terjadi karena perubahan iklim.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1400 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan