Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Ini Alasan Brigjen NA Tembak Kucing di Sesko TNI Bandung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI sudah mengidentifikasi pelaku penembakan terhadap beberapa kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung. Pelaku diketahui anggota organik Sesko TNI, Brgijen NA.
Berdasarkan keterangan resmi dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Brigen NA telah menembak beberapa ekor kucing menggunakan senapan angin milik pribadi. Ia menembak kucing-kucing itu pada Selasa (16/8).
"Berdasarkan pengakuannya, Brigjen TNI NA melakukan tindakan ini dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal/tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI dari banyak-nya kucing liar dan bukan karena kebencian terhadap kucing," jelas keterangan Puspen TNI, sebagaimana dikutip Kamis (18/8).
Tim Hukum TNI bakal menindak lanjuti proses hukum Brigjen TNI NA, khusus-nya menyangkut Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Penembakan terhadap kucing-kucing di Sesko TNI Bandung viral di media sosial. Total ada 6 kucing yang ditembak.
Penembakan ini dikecam pecinta kucing dan hewan lainnya. Akun Instagram Rumah Singgah Clow juga menampilkan foto salah satu kucing yang tertembak dan selamat. Kucing itu disebut telah dibawa ke klinik.
"Matanya ditembak dan tembus ke mulut, saat ini dibawa ke amoreanimalclinic untuk penanganan X-Ray dan operasi," tulis akun tersebut.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa langsung memerintahkan dilakukan penyelidikan atas kasus ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli