Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Usai Bale Pura Prajapati Sayan Terbakar, Atap Ijuk Dibongkar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Percikan api dari prosesi Atiwa-tiwa atau ngaben massal di desa adat Sayan pada Jumat (19/8) terbang ke atap ijuk Bale Pengaruman Pura Prajapati Sayan. Kebakaran langsung diantisipasi oleh masyarakat dengan menyemprotkan air dengan alat seadanya.
Perbekel Sayan, I Made Andika, menyatakan 4 Banjar yang melangsungkan ngaben massal, yakni Banjar Pande, Mas, Sindu dan Baung.
Baca juga:
Dua Mobil Terbakar saat Isi Baterai Ponsel
“Pada saat pembakaran petulangan, jadi api lumayan besar dan percikan jatuh di atap ijuk Pengaruman Pura Prajapati ring Desa Adat Saya,” ujarnya.
Warga tanggap melihat percikan api yang masih kecil. Kemudian dipadamkan dengan segera. “Beberapa warga memanjat, naik ke atap langsung mengguyur atau menyiram air dibantu selang air,” ujarnya.
Api bisa dipadamkan. Bahkan tidak lebih dari 30 menit, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Gianyar tiba di lokasi kejadian.
“Langsung melakukan upaya pemadaman api. Karena atap ijuk cepat menjalar dan menyimpan percikan api di dalam,” jelasnya.
Termasuk datang dari Kapolsek Ubud melihat situasi. Hasil koordinasi dengan desa adat Sayan, Ida Cokorda Bendesa, kemungkinan akan dibongkar atap ijuk.
“Takut api masih ada di dalam, karena tebal. Akan dibongkar dan dicek kembali,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8105 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5667 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan