Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Elon Musk Panggil Jack Dorsey untuk Lawan Twitter
BERITABALI.COM, DUNIA.
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, disebut telah melibatkan eks CEO Twitter, Jack Dorsey. Dirinya meminta Dorsey untuk bersaksi melawan Twitter di pengadilan.
Musk sendiri berusaha untuk menggagalkan pembelian Twitter. Ia menuduh perusahaan gagal memberikan informasi akurat soal jumlah akun palsu, bot, atau spam yang beredar di platform.
Sementara Twitter menuntut orang terkaya di dunia itu untuk tetap melanjutkan akuisisi, seperti dilansir dari Yahoo Finance, Selasa (23/8/2022).
Dorsey sendiri adalah teman lama Elon Musk. Ketika Elon mengumumkan akan membeli Twitter pada April kemarin, Dorsey secara terbuka mendukung pengambilalihan mantan perusahaannya.
Dalam dokumen pengadilan yang diungkap pada Senin lalu, Elon meminta bantuan Dorsey maupun eksekutifnya sejak 1 Januari 2019 terkait informasi dampak akun palsu maupun spam dalam bisnis dan operasional Twitter.
Dokumen mengungkap kalau Musk juga meminta informasi soal pengaruh akun palsu atau spam pada bisnis Twitter yang dikaitkan dengan pengguna aktif harian.
Twitter sendiri berpendapat kalau alasan Musk untuk membatalkan akuisisi karena demi menutupi penyesalan pembelian. Perusahaan bertekad agar pembelian Twitter tetap berlanjut.
Adapun sidang antara Elon Musk dan Twitter akan digelar pada 17 Oktober di Pengadilan Delaware, Amerika Serikat. Di sana keduanya akan melakukan uji coba untuk menentukan apakah Twitter dapat memaksa Musk melanjutkan akuisisi atau sebaliknya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 638 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan