Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Iran Tuduh Israel Bunuh Satu Jenderal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran menuduh Israel telah membunuh salah satu jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) negara itu. Abolfazl Alijani disebut tewas saat menjalani misi terkait aktivitas militer di Suriah pada akhir pekan lalu.
"Jenderal Abolfazl Alijani, seorang anggota pasukan darat IRGC yang sedang dalam misi di Suriah sebagai penasihat militer menjadi martir pada Minggu," demikian laporan media pemerintah Iran yang dikutip AFP, Selasa (23/8).
IRGC menyatakan serangan itu diduga berasal dari Israel dan menewaskan dua personel. Mereka memperingatkan Tel Aviv "akan membayar kejahatan tersebut."
Namun, mereka tak memberikan rincian lebih lanjut soal lokasi Alijani tewas. Iran hanya menggambarkan ia tewas sebagai "pembela tempat perlindungan." Istilah itu disematkan bagi mereka yang bekerja atas nama Iran di Suriah atau Irak.
Kehadiran militer Iran di Suriah disebut atas undangan Damaskus. Teheran mengklaim mereka hanya berperan sebagai penasihat.
Anggota IRGC yang tewas di Suriah bukan kali pertama. Beberapa tahun lalu, lima prajurit terbunuh di negara tersebut.
Pihak berwenang Iran baru menggelar pemakanan pada awal Agustus usai jenazah mereka ditemukan dan diidentifikasi melalui tes DNA.
Israel telah melakukan ratusan serangan udara di wilayah Suriah selama beberapa tahun terakhir. Mereka menargetkan pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran, Hizbullah.
Tel Aviv jarang buka suara soal serangan individu. Mereka hanya mengakui serangan yang meningkat sejak 2011.
Negara itu mengklaim melakukan serangan untuk mencegah Iran memperluas pengaruhnya.
Iran dan Israel terlibat dalam perang bayangan selama bertahun-tahun. Teheran menuduh Tel Aviv melancarkan serangan sabotase ke fasilitas nuklir, membunuh tokoh kunci, termasuk ilmuwan.
IRGC merupakan cabang militer Iran. Amerika Serikat selaku sekutu dekat Israel memasukan kelompok itu dalam daftar hitam sebagai kelompok teroris.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1449 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 949 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 879 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 769 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun