Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Militer AS Baku Tembak dengan Milisi Iran di Suriah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan balik setelah diterjang serangan roket diduga diluncurkan oleh milisi yang bersekutu dengan Iran di Suriah pada Rabu (24/8).
Dua sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters insiden itu menyebabkan cukup banyak korban tewas dari pihak milisi Iran. Meski begitu, mereka tak menjelaskan soal adakah korban tewas dari kubu AS.
Baku tembak ini terjadi setelah serangan militer AS melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas milisi-milisi Iran di Deir al-Zor, Suriah. Menurut Pentagon, berbagai fasilitas itu digunakan oleh para milisi sekutu Garda Revolusi (IRGC) elit atau angkatan bersenjata Iran untuk menargetkan personel koalisi pimpinan AS di Suriah.
Sementara itu, Iran membantah terkait situs-situs diduga basis milisi sekutunya yang ditargetkan AS di Suriah tersebut, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Rabu.
Namun, Teheran mengecam keras serangan AS ke Suriah tersebut.
"Serangan AS terhadap infrastruktur dan orang-orang di Suriah merupakan pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial Suriah. Situs-situs yang ditargetkan tidak memiliki hubungan dengan Republik Islam (Iran)," kata Kanaani.
Seorang juru bicara militer AS mengatakan delapan jet tempur AS, empat F-16 dan empat F-15E, mencapai 9 target di Suriah. Juru bicara itu menambahkan bahwa tidak ada laporan mengenai korban sipil.
Di Gedung Putih, juru bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan serangan AS di Suriah menargetkan gudang amunisi dan fasilitas militer lainnya.
"Seperti sebelumnya, kami tidak mencari eskalasi," kata Kirby kepada wartawan di Washington.
Ini bukan pertama kalinya pesawat tempur AS menyerang pasukan yang didukung Iran di Irak dan Suriah. AS pernah menyerang fasilitas operasional dan penyimpanan senjata di dua lokasi di Suriah dan satu di Irak pada Juni tahun lalu.
Pasukan AS pertama kali dikerahkan ke Suriah di era pemerintahan Presiden Barack Obama guna melawan ISIS. AS pun bermitra dengan kelompok pimpinan Kurdi yang disebut Pasukan Demokrat Suriah. Ada sekitar 900 tentara AS di Suriah, kebanyakan dari mereka di timur.
Sementara itu, milisi yang didukung Iran mendirikan basis di Suriah demi mendukung Presiden Bashar al-Assad melawan pemberontak, termasuk Pasukan Demokrat Suriah, selama perang saudara berkecamuk di negara Timur Tengah itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 639 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan